Belum sempat nyabu Mus dan Mis digrebek

Simalungun – M24 | Mus alias Bocor (40) warga Bandar, Simalungun dan Mis alias Aseng (38) warga Kandis, Riau sial dua kali. Pasalnya, belum lagi sempat mengonsumsi sabu (Pompa), keduanya digrebek personel Reskrim Polsek Perdagangan, Minggu (8/7).

Informasi diperoleh M24, Jumat (13/7) menyebutkan, penggrebekan tersebut terjadi disaat keduanya tengah mengunjungi rumah mertuanya di daerah Kampung Gunung Huta III, Kec Bandar, Kab Simalungun. Sebelumnya, Mus dan Mis sebelumnya sepakat membeli sabu.

Mis yang jauh-jauh dari Kandis, Riau, membawa sabu yang dibelinya dari temannya Dede. Beruntung, Mis selamat membawa barang haram itu ke rumah mertuanya. Setiba di rumah mertua, Mus dan Mis bertemu. Melihat situasi rumah tengah sepi, keduanya lantas mencoba mengonsumsi sabu-sabu tersebut.

Loading...

Sial dialami keduanya, belum lagi menikmati sabu-sabu, personel Reskrim Polsek Perdagangan seketika mendobrak pintu rumah mertuanya itu. Tak ayal, Mus dan Mis hanya bisa pasrah. Dari lokasi, petugas menemukan 1 set rantang, 6 buah plastik klip besar dan 9 plastik klip kecil berisi sabu.

Selanjutnya, Mus dan Mis diboyong berikut barang bukti ke Mapolsek Perdagangan guna diproses hukum.

mengamankan dua pria dari Kampung Gunung Huta III Kecamatan Bandar, Simalungun, masing-masing bernama Mus (40) warga Bandar dan Mis als Aseng (38) warga Kandis, Riau, Minggu (8/7) sore.

Kedua pria itu diamankan dari rumah mertua keduanya pada Minggu sore kemarin saat sedang pesta narkoba.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan keduanya berkat informasi masyarakat yang resah akan perbuatan keduanya. Polisi langsung bergerak cepat dan melakukan penggrebekan.

Kepada petugas, Mis mengaku sabu itu diperolehnya dari seorang temannnya yang berdomisili di Kandis, Riau.

“Aku belinya dari kawanku si Dede (DPO), Pak. Kubeli seharga Rp 2,5 juta. Aku bawa itu dari Kandis sampai ke sini. Rencananya mau kami pakai-pakai saja Pak ,” katanya.

Kapolsek Perdagangan, AKP Daniel A Tambunan SH SIK ketika dikonfirmasi membenarkan atas penangkapan tersebut.

“Dari hasil penggrebekan itu, kita amankan dua tersangka berikut barang bukti narkoba sebanyak 6 paket ukuran dan 9 paket kecil. Keduanya telah melanggar Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba. Ancaman hukuman paling singkat 4 tahun kurungan penjara,” ujarnya. (john)

Loading...