Bocah Kelas 3 SD Disumkuning, Polisi Lanjutkan Laporan ke JPU

Percut-M24 | Polsek Percut Sei Tuan tetap memroses laporan kasus cabul yang menimpa  bocah Kelas 3 SD di areal sekolah Perguruan GUPPI-SU hingga ke pengadilan.

Hal itu disampaikan Panit 1 Polsek Percut Sei Tuan, Ipda Supriadi SH yang ditemui metro 24 di ruang kerjanya, Rabu (25/7). Meskipun, pihaknya menghadapi polemik dalam kasus tersebut.

“Itulah yang menjadi polemik, karena pelakunya masih bawah umur. Namun karena orangtua melapor, kita tetap memrosesnya dan melanjutkannya ke jaksa penuntut umum (JPU). Kita lihat saja nanti hasil pemeriksaan korban dan saksi serta visum,” tegas Supriadi.

Loading...

Terpisah, Sar’an Batubara, ayah kandung korban mengaku pasrah dengan keadaan putrinya ke depan. “Biar hal ini diketahui masyarakat bahwa perbuatan itu ada di sekitar kita. Biar perbuatan pelaku tidak lagi menambah korban korban yang lainnya,” tutur Sar’an yang ditemui di kediamannya Jln Baru, Kel Tembung, Kec Medan Tembung.

Sementara itu, Boru Lubis (57) yang merupakan nenek dari pelaku R mengaku pasrah dengan proses hukum yang akan dihadapi cucunya. Ditemui di rumahnya Jln Letda Sudjono, Kel Tembung, Kec Medan Tembung, Boru Lubis mengatakan jika pelaku merupakan bungsu dari dua bersaudara. Ia ditinggalkan ayahnya, Anwar Efendi Chaniago saat masih kecil. Sedangkan ibunya, almarhumah Hanifah Hanum Hutagalung meninggal dunia karena sakit, empat tahun lalu.

Untuk menghidupi dirinya dan pelaku, Boru Lubis mengumpulkan botot. Dibantu pelaku R yang menyambi menyemir sepatu usai pulang sekolah. “Sempat saya tanya ke dia (pelaku) bahwa memang ada. Tapi hanya menimpa saja, tanpa memasukkan kemaluannya ke dalam kemaluan korban. Saya heran kenapa dia bisa tahu hal begitu, apa dari warnet dan HP?” tuturnya.

Boru Lubis pun pasrah jika cucunya dihukum karena terbukti bersalah. Dirinya juga sudah berupaya bertanggungjawab kepada pelaku. “Apapun aku tidak punya. Kemarin sempat aku salamkan keluarga korban uang Rp100 ribu. Apalagi yang bisa saya buat?” ucap Boru Lubis sembari menangis. (irwan)

Loading...