Cuma Bersarung, Koruptor Coba Kabur dari Tim Kejari

GALANG-M24 | Meski cuma mengenakan sarung, buronan kasus korupsi ini berupaya kabur ketika rumahnya didatangi tim dari Kejari Deliserdang.

Info diperoleh, koruptor itu adalah Syamsir (60). Mantan Kepala Desa Petangguhan, Kec Galang, ini diringkus, Kamis (30/8) sekitar pukul 12.40 WIB di rumahnya di Desa Sialang, Kec Bangun Purba, Kab Deli Serdang.

Kasi Intelijen Kejari Deliserdang M Iqbal saat dikonfirmasi menuturkan, Syamsir pada tahun 2014 lalu mau dieksekusi. Namun pihak Lapas Lubukpakam tidak mau menerima karena Syamsir masih dalam kondisi sakit diabetes.
Hanya saja, beberapa kali dipanggil, terpidana Syamsir yang terjerat korupsi pengadaan lahan gardu induk PLN, tidak hadir. “Sepekan lalu kita mendapat kabar jika terpidana Syamsir berada di rumah. Kita melakukan penyelidikan,” bilangnya.

Loading...

Sambung M Iqbal, ia bersama tim Pidus mendatangi kediaman Syamsir. Kala itu, Syamsir yang cuma memakai sarung, berupaya kabur dari belakang rumah. “Tapi gagal karena petugas kita langsung mengamankannya,” ungkapnya.

Ditambahkannya, terpidana Syamsir pada peradilan tingkat pertama di Pengadilan Negeri Lubukpakam divonis 1 tahun penjara. Pada tingkat banding divonis 1 tahun 6 bulan penjara. Lalu pada tingkat Kasasi MA RI divonis 5 tahun penjara denda Rp200 juta subsidair 6 bulan penjara dan membayar uang pengganti Rp15 juta subsidair 1 bulan penjara.

Sekadar mengingatkan, Syamsir tersangkut kasus korupsi pengadaan lahan gardu induk PLN seluas 7,2 Ha di Desa Petangguhan, Kec Galang. Dalam pembebasan lahan itu terjadi dugaan mark up seluas 7.200 M2 dengan kerugian negara sebesar Rp230 juta. Selain Syamsir, sebelumnya Mansuria Dachii, staf BPN Deli Serdang telah divonis 2 tahun penjara dan sudah mendekam di Lapas Lubukpakam. Sedangkan mantan Camat Galang Hadisyam Hamzah masih buron. (yan febri)

Loading...