Dandenpom 1/5 pastikan tak ada intimidasi ke LBH Medan

Bar-Medan | Pascaberedar kabar anggota TNI mengamuk di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH Medan di Jln Hindu, Dandenpom 1/5 Letkol CPM Sudarsono memastikan tidak ada anggota TNI melakukan intimidasi melainkan kedatangan enam orang anggotanya guna mengklarifikasi terkait masuknya surat dari LBH Medan.

Sudarsono menyebut, kedatangan anggotanya ingin memberi klarifikasi tentang progress penyidikan kasus asusila dan penganiayaan, atas pengaduan seorang perempuan berinisial K yang sedang berkasus dengan seorang anggota TNI berinisial Sersan SS yang bertugas di Kodam I/BB.

“Karena surat mereka masuk ke sini (Denpom 1/5), maka anggota kita melakukan klarifikasi,” kata Sudarsono yang didampingi Kasi Medtak Pendam I/BB Mayor Inf Yamin Sohar kepada wartawan di Markas Denpom 1/5, Jln Letjend Suprapto, Jumat (4/5).

Loading...

Sudarsono menjelaskan, klarifikasi itu dilakukan ke LBH Medan guna menyampaikan bahwa penanganan kasus yang menimpa K sudah dilakukan mulai dari pemeriksaan saksi, membuat berkas acara pemeriksaan hingga memintai keterangan saksi.

“Seluruh proses ini sudah selesai di Denpom 1/5 Medan dan berkasnya sudah dilimpahkan ke pengadilan Oditurat Militer (Odmil) Medan,” ujarnya.

Sudarsono menambahkan, saat ini pelaku Sersan SS telah ditahan oleh satuannya. Berkas penyidikan telah dilimpahkan ke Odmil pada 30 April kemarin. Meski sudah diproses secara militer, tetapi pihak Denpom 1/5 tetap menghargai pengaduan K ke LBH Medan.

“Bagi kami ini sudah selesai, dan proses selanjutnya menjadi kewenangan pihak Odmil,” pungkasnya.

Loading...