Dandim 0205/TK minta warga tak beraktifitas di Zona Merah

21

TANAH KARO-M24 |Tingginya curah hujan dalam kurun sebulan terakhir berdampak akan terjadi erupsi gunung Sinabung dan banjir di aliran sungai Lau Borus. Untuk itu, Dandim O205/TK meminta kepada warga agar waspada dan tidak beraktivitas di area zona merah.

Dandim 0205/TK, Letkol Inf Taufik Rizal Batubara SE didampingi Danrami 05/P, Kapten Arh E Perangin-angin bersama sejumlah personel TNI AD menyempatkan diri dengan menyambangi warga yang bermukim tak jauh dari area zona merah. Kedatangan Dandim 0205/TK yang juga merupakan Dan Satgas Tanah Karo memberikan imbauan kepada warga untuk lebih waspada dan jauh dari zona terlarang. Kepada sejumlah warga, Dandim meminta untuk tidak melakukan aktifitas di zona merah guna keselamatan masyarakat.

“Kepada bapak dan ibu sekalian, diiimbau agar tidak melakukan aktifitas di kawasan zona merah ini. Larangan ini kita berlakukan agar masuarakat terhindar dari dampak erupsi gunung Sinabung. Tingginya curah hujan belakangan ini dapat menimbulkan erupsi. Bisa-bisa nyawa menjadi taruhan nya, apalagi di kawasan aliran sungai Lau Borus ini,” ujarnya.

Dandim menjelaskan, masyarakat untuk menjauhi dan meninggalkan area zona merah. Menurutnya, curah hujan dapat menimbulkan volume air yang tinggi dan menyebabkan danau buatan di kawasan gunung Sinabung jebol.

“Seandainya tanggul danau buatan yang ada dipinggang Sinabung jebol, ini sangat berbahaya kepada kita kan. Sekali lagi kita imbau agar tetap waspada, apalagi dalam kondisi curah hujan yang lumayan tinggi, silahkan degan segera meninggalkan lokasi ini,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang warga R Sitepu mengatakan, bebatuan yang terdapat di aliran sungai lau Borus merupakan mata pencaharian warga sekitar.

“Saya pribadi tidak memiliki pekerjaan. Kami bekerja dengan mengambil batu-batu yang ada di Sungai Lau Boru. Mau cari kerja kemana lagi, di aliran sungai Lau Borus ini dulu ladang saya, lihat lah, sekarang sudah habis ditimbun bebatuan serta lahar dingin. Daripada tidak makan keluarga, mending ambil batu gunung ini. Ada pembeli yang menampung batu di sini, kan lumayan untuk tambah beli beras,” ungkapnya.

Dijelaskannya, dirinya bersama warga lain akan tetap waspada dan akan mencari lokasi yang aman.

“Saya pribadi dan warga lain di sini berterima kasih atas imbauan dari Dandim Tanah Karo tadi. Kami akan tetap waspada sesuai arahan beliau. Apabila turun hujan, kami pun meninggalkan lokasi ini dengan mencari lokasi yang aman. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Dandim Tanah Karo serta jajarannya yang perduli kepada kami,” pungkasnya. (sekilap)

Loading...