Dijanjikan Rp2 juta, tukang becak bawa 100 gram sabu

TANJUNGBALAI-M24 | Dijanjikan akan mendapat upah Rp2 juta, penarik becak bermotor (Betor) ini bersedia menjadi kurir sabu. Namun, dia tak menyadari kalau akan bertransaksi dengan polisi yang melakukan penyamaran.

Alhasil parbetor bernama Khaidir Nasution (46) alamat Kel Selat Lancang, Kec Datuk Bandar Timur, Tanjung Balai, diringkus petugas Satreskoba Polres Tanjungbalai dengan barang bukti sabu sebanyak 100 gram.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Irfan Rifai melalui Kasat Narkoba Adi Haryono didampingi Kasubbag Humas Iptu Ahmad Dahlan, Jumat (13/7) mengatakan, selain sabu pihaknya juga mengamankan barang bukti lainnya berupa 1 plastik asoy warna hitam, 1 HP Samsung warna putih dan 1 kreta Yamaha Mio warna hitam BK 4550 MAU.
Penangkapan dilakukan dengan cara petugas menyamar sebagai pembeli kepada seorang pengedar. Lalu meminta disediakan sabu sebanyak 1 ons atau 100 gram senilai Rp57 juta. Permintaan itu disepakati dan ditentukan lokasi transaksi di Jln SMA Negeri 5, Kel Pahang, Kec Datuk Bandar, Tanjung Balai, Kamis (11/7) sekitar pukul 20.30 WIB.
Begitu melihat tersangka petugas melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap Khaidir.

Loading...

Dari bagasi depan kreta tersangka ditemukan 1 plastik asoy berisi sabu. Khaidir mengaku hanya disuruh seseorang berinisial RD alamat Kel Selat Lancang, Kec Datuk Bandar Timur, Kota Tanjung Balai untuk mengantarkan sabu tersebut. Jika tugasnya selesai, dia akan dibayar Rp2 juta.

Adi melanjutkan, tim Satreskoba berupaya melakukan pengembangan dengan menggerebek rumah RD. Hanya saja, RD sudah tak berada di tempat. “Kita terus berupaya memburu RD,” tandasnya. (surya)

Loading...