Divonis 3 Tahun, Dua Begal Sadis Meradang

MEDAN-M24 | Syaril dan Johanes seketika meradang. Pasalnya, terdakwa terlibat kasus perampokan (begal sadis) ini divonis 3 tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan dalam sidang yang digelar di ruang Cakra 9, Kamis (2/8).

Dalam amar putusannya, Ketua Majelis Hakim, Saryana menyatakan perbuatan kedua terdakwa telah melanggar pasal 365 KUHP. Keduanya terbukti melakukan pembegalan secara sadis terhadap seorang korbannya.

“Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Menjatuhkan hukuman pidana selama tiga tahun,” ucapnya.

Loading...

Menurut majelis hakim, hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat. Sedangkan yang meringankan, terdakwa masih muda, menyesali perbuatannya dan tidak akan mengulangi perbuatan serupa.

Selain itu, majelis hakim menerangkan perbuatan kedua terdakwa terjadi pada 21 Maret 2018 di perempatan Jln Setia Budi, Kec Medan Selayang. Terdakwa awalnya terlebih dahulu mengikuti korban yang berjalan kaki dari sekolahnya dengan menggunakan sepeda motor metik.

Kemudian di tengah jalan terdakwa merampas HP korban dengan paksa. Setelah itu, terdakwa mendapat perlawannan sehingga warga berhasil menangkap dan selanjutnya diserahkan ke Polisi.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut kedua terdakwa dengan hukuman selama 2 tahun penjara. Namun akhirnya majelis hakim memvonis kedua terdakwa dengan hukuman 3 tahun penjara. Hukuman yang dijatuhkan majelis hakim lebih berat 1 tahun dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Medan.

Atas vonis tersebut, kedua terdakwa Syaril dan Johanes menyatakan terima. Sama halnya dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang juga menyatakan menerima atas putusan majelis hakim. (topan)

Loading...