Duh, Perpisahan di SDN 106165 dikutip Rp350 ribu

Irwan – Patumbak | Acara perpisahan yang diselenggarakan di SD Negeri 106165 Desa Marindal I, Kec Patumbak menuai protes. Pasalnya, wali murid menyesalkan iuran perpisahan Rp 350 ribu dinilai mahal dan tidak sesuai dengan suguhan yang diberikan panitia.

Salah seorang orangtua murid Rika menyebut, pengutipan iuran acara perpisahan sebesar Rp 350 ribu tidak sesuai dengan kegiatan yang diadakan pihak sekolah SD Negeri 106165.

“Saya selaku orangtua murid sangat keberatan dengan acara yang digelar pihak sekolah. Coba bayangkan, dengan uang Rp 350 ribu, panitia hanya menyuguhkan hiburan keyboard dan sebungkus nasi,” ungkapnya.

Loading...

Menurut Rika, acara perpisahan yang digelar tidak sesuai dengan harapan wali murid. Tidak hanya itu, sambung Rika, pihak sekolah juga sempat mengatakan adanya hadiah hiburan.

“Selain itu, kami para orangtua juga tidak ada diberikan makan dan minum. Hanya murid-murid saja. Parahnya lagi, pihak sekolah rencananya akan memberikan lucky draw, tapi nyatanya tidak ada. Bahkan, orangtua yang datang tak disuguhkan minuman,” cetusnya.

Senada dikatakan Erni, dengan membayar Rp 350 ribu, acara perpisahan seakan dijadikan keuntungan salah seorang oknum sekolah.

“Kabarnya habis acara ini, pihak para guru akan melanjuti acaranya ke Pantai Cermin. Bayangkan saja, seakan-akan uang pengutipan ini dijadikan untuk kesenangan para pihak sekolah,” katanya.

Terpisah, Kepala Sekolah Dasar Negeri 106165, Tiurma Tampubolon ketika dikonfirmasi M24 mengatakan, pengutipan uang perpisahan Rp 350 ribu berdasarkan hasil rapat komite.

“Dengan biaya Rp 350.000 berdasarkan hasil rapat Komite dan pengutipan tersebut akan diberikan sovenir kepada para guru, “ungkapnya.

Loading...