Hari Ini, Kadishub Samosir kembali diperiksa Poldasu

MEDAN-M24 | Penyidik Subdit III/Umum Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut menjadwal kembali pemeriksaan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Samosir, Nurdin Siahaan, hari ini, Kamis (12/7).
“Kadishub Samosir akan kita periksa lagi besok (hari ini, red),” kata Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian kepada wartawan, Rabu (11/7).

Dia menyebut surat panggilan kedua terhadap tersangka Kadishub Samosir, Nurdin Siahaan sudah dilayangkan, kemarin. Jika kembali mangkir, penyidik akan melakukan proses selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kalau besok (panggilan kedua, red) tersangka tidak datang juga, kita keluarkan surat perintah membawa,” tegas mantan Kapolres Tebingtinggi ini.

Disinggung kembali tentang penahanan tersangka Nurdin Siahaan, Andi menyatakan bisa saja dilakukan, tergantung hasil penyidikan.
“Kalau penahanan, bisa iya, bisa tidak. Kita lihat jeritan tiga anggotanya (Kadishub Samosir) yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, mereka ditahan, masa’ bosnya (Nurdin Siahaan) tidak,” tukas Andi Rian.

Loading...

Sebelumnya, Kadishub Samosir Nurdin Siahaan mangkir dari panggilan penyidik dengan mengirimkan surat keterangan sakit pada Senin (9/7).
“Tersangka Kadishub Samosir tidak menghadiri panggilan (mangkir, red), hari ini karena alasan sakit,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja.

Dalam kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Senin (18/6), Polda Sumut menetapkan empat tersangka, yakni nakhoda sekaligus pemilik kapal Poltak Soritua Sagala, Pegawai Honor Dishub Samosir anggota Kapos Pelabuhan Simanindo Karnilan Sitanggang, PNS Dinas Perhubungan Samosir Kapos Pelabuhan Simanindo Golpa F Putra, serta Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Penyebrangan (ASDP) Samosir Dishub Provsu Rihad Sitanggang.

Poldasu kemudian menetapkan Kadishub Samosir, Nurdin Siahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat dalam kelalaian over load penumpang hingga tenggelam. (ahmad)

Loading...