Hindari Amuk Massa, 23 Orang Diamankan dari Lapo Tuak

PANYABUNGAN-M24 | Untuk mengantisipasi terjadinya amuk massa di Desa Bangun Purba, Kec Lembah Sorik Marapi, personel Polres Mandailing Natal (Madina) segera melakukan pengamanan sebanyak 23 orang dari sebuah lapo (warung) tuak di Lopo Koje.
Wakapolres Madina, Kompol Tongku Bosar Pane kepada wartawan mengatakan, pengamanan 23 orang laki-laki dan perempuan itu setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat yang keberatan terhadap adanya lapo tuak milik Dewi Sartika di Lopo Koje.
“Pada Senin (27/8) sekira pukul 23:00 WIB, kita menerima informasi dari masyarakat Bangun Purba, sekitar seratusan massa berkumpul di lapo tuak milik Dewi Sartika. Massa keberatan atas keberadaan lapo tuak itu dan mengancam akan membakarnya,” kata Tongku, Selasa (28/8).

Untuk mengantisipasi amuk massa dan aksi anarkis, aparat kepolisian segera menuju lokasi sekaligus mengamankan 23 orang laki-laki dan perempuan yang sedang minum tuak berikut kendaraan dan sisa tuak di TKP.
“Mereka yang diamankan langsung dibawa ke Mapolres Madina untuk didata dan seterusnya diserahkan ke Dinas Sosial Madina,” kata Tongku.

Terpisah, Kadis Sosial Madina, Taufik Lubis, membenarkan puluhan warga yang diamankan tersebut saat ini sedang di data. “Selain didata, juga dilakukan pengecekan kesehatan dan diberikan siraman rohani dari Al-Ustadz Mahyuddin,” tandas Taufik. (zia)

Loading...
Loading...