Idap post meningitis, remaja 15 tahun butuh bantuan pemerintah

Mehuli – Delitua | David remaja berusia 15 tahun hanya bisa terbaring di tempat tidur. Pasalnya, penduduk Gg Rela, Kel Delitua Timur, Kec Delitua ini mengidap penyakit Post Meningitis sehingga berat badannya hanya Rp 17 Kg.

Kepada M24 orang tua korban Yogita (35) mengatakan, David dahulu lahir prematur, ia terpaksa dirawat selama dua bulan di rumah sakit dengan menggunakan inkubator. Setelah mendapat perawatan, David diperbolehkan pulang dan dirawat di rumah seperti bayi biasanya. Satu bulan mendapat perawatan, seketika David mengalami step sehingga anak dari pasangan cinta Hasri Kaban dan Yogita ini memiliki berat badan yang minim. Dikarenakan keterbatasan biaya, David hanya mendapat asupan obat seadanya dari dokter yang ada di klinik sekitar rumahnya.

“Waktu David berumur 7 bulan baru saya mengetahui memiliki penyakit, berat badannya makin lama makin menurun dan sampai umur David memasuki 15 tahun, saya tidak bisa berbuat karena tidak ada biaya,” ungkap Yogita.

Loading...

Melihat kondisi David yang semakin hari menurun, membuat kedua orang tua David bingung untuk merawat kesehatan buah hatinya itu. Dengan keterbatasan biaya dan tak memiliki tempat tinggal, David bersama keluarganya diperbolehkan menumpang di rumah tetangganya.

Mengetahui itu, Kapolsek Delitua, Kompol Bernard L Malau SIK SH, menyambangi kediaman Yogita dan Hasri untuk melihat kondisi David. Menurut Bernard, kondisi David sangat memprihatinkan dan secepatnya harus mendapat perawatan khusus.

“Saya sangat sedih melihat kondisi David. Seharusnya ia dirawat khusus untuk mengembalikan kesehatan layaknya remaja seusianya,” ujarnya.

Bernard berharap Pemerintah Kabupaten Deliserdang dapat membantu meringankan keluarga agar David mendapat perawatan itensif.

“Mari kita bersama-sama membantu, terutama Bupati Deliserdang untuk memberikan perawatan kepada David. Saya sendiri tidak dapat menahan air mata dan langsung menangis melihat kondisinya” ungkap menitihkan air mata.

Sementara itu, dr Bainurul mengatakan, David mengalami penyakit Post Meningitis yang artinya fungsi otak terganggu atau tidak berfungsi yang dapat mengakibatkan lambannya proses pertumbuhan.

Terpisah, Camat Delitua, Kurnia Boloni Sinaga ketika dikonfirmasi menyebut, akan segera memberikan kartu berobat gratis.

“Keluarga David berpindah pindah maka tidak terdata. Dan kita segera memberi kartu berobat gratis ke David dan segera membawanya ke rumah sakit,” dalihnya.

Loading...