Kapolda Sumut silatuhrahmi dengan pengurus Muballigh se-Indonesia

9

Ahmad-Net – Medan | Dalam rangka mengawal Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw bersilaturahmi dengan Pengurus Pusat Badan Koordinasi Mubaligh se-Indonesia (PP Bakomubin) di Hotel Madani Jln SM Raja Medan, Selasa (10/4) sekitar pukul 16.00 WIB.

Turut hadir, Dir Pamobvit Polda Sumut, Dansat Brimob Polda Sumut, Kabid Humas Polda Sumut, Koorspripim Polda Sumut, Ketua Umum PP Bakomubin, DR H Ali Mochtar Ngabalin, Ketua Bakomubin Provinsi Sumut, DR Anshari Yamamah, Ketua Bakomubin Kota Medan, Fadhli Sudiro, dan para Pengurus Bakomubin Provinsi Sumut.

Ketua Bakomubin Provinsi Sumut, DR Anshari menyebutkan, Bakomubin siap bersinergi dengan Polda Sumut dalam melakukan sosialisasi dan langkah pre-emtif guna mencegah timbulnya niat dan tindak kejahatan di Provinsi Sumut.

“Kami berharap Kapolda Sumut dapat menghadiri dan memberikan arahan dalam Acara Deklarasi dan Pelantikan Pengurus Bakomubin Provinsi Sumut pada tanggal 28 April 2018,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP Bakomubin, DR H Ali Mochtar Ngabalin menyampaikan, PP Bakomubin akan mengajukan dan mengadakan audiensi dengan presiden RI terkait draf UU tentang pendakwah dan penyebar agama di Indonesia. Selain itu, sambung Ali, mengenai keberadaan Bakomubin di Indonesia adalah sebagai media pertemuan antar umat dengan pimpinan negara dan berharap Provinsi Sumut menjadi barometer bagi seluruh Bakomubin di Indonesia.

“Dalam melihat situasi politik saat ini, sesuai dengan ajaran agama kita yaitu untuk memeriksa setiap informasi yang diterima dan tidak menyebarkan informasi yang tidak benar. Hindari pecah belah akibat berita hoax, mulailah setiap pekerjaan dari ketulusan, karena setiap kebenaran akan dinilai oleh Tuhan Yang Maha Esa, kita doakan dan bantu Polda Sumut dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Provinsi Sumut,” ungkapnya.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw mengatakan, mengenai terorisme dan masyarakat yang melakukan kekerasan terhadap polisi adalah sebagai wujud kurangnya sentuhan Polri terhadap masyarakat. Polda Sumut hingga saat ini telah menggiatkan sentuhan-sentuhan khusus dengan pertemuan langsung maupun komunikasi terbuka dengan masyarakat.

“Situasi yang aman dan kondusif di Provinsi Sumut adalah wujud sinergi Polda Sumut dengan masyarakat. Kita bangun komunikasi dan sinergitas dalam menjaga persatuan dan kerukunan di Provinsi Sumut,” pungkasnya.

Loading...