Kapolsek Berastagi Ingatkan Pelajar Jauhi Narkoba

Kapolsek Berastagi dan para guru foto bersama.

KARO-M24  | Kapolsek Berastagi, Kompol Aron TTM Siahan menegaskan kepada siswa-siswi SMP Negeri 1 Berastagi agar tidak terlibat dan menjauhi narkoba.

Hal itu disampaikannya saat menjadi Pembina Upacara di SMA Negeri 1 Berastagi, Senin (8/10).

“Kepada seluruh pelajar yang masih duduk di bangku sekolah agar menjauhi narkoba dan tidak terlibat terhadap kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan orang lain,” ucapnya.

Loading...

Aron menyampaikan, kepada siswa-siswi diminta lebih aktif dalam mecapai suatu cita-cita dan kesuksesan untuk meraih masa depan yang cemerlang

“Kuncinya jauhi narkoba serta hindari kenakalan remaja, karena semua itu merusak. Lakukan kegiatan-kegiatan positif seperti olahraga, belajar kelompok dan kegiatan lainnya,” jelasnya.

Aron menerangkan, setiap pelajar harus ikut bersama-sama untuk memerangi segala bentuk peredaran maupun penyalahgunaan narkoba.

“Karena barang haram ini mengancam masa depan generasi muda bangsa. Sementara generasi itu adalah penerus pembangunan bangsa ke depan. Kalau diri sendiri saja tidak bisa dijaga, bagaimana mungkin bangsa yang besar ini bisa dijaga,” ungkapnya.

Aron menambahkan, selalu waspada dan jangan sampai terjebak dengan bujuk rayu para pelaku kejahatan narkoba.

“Saat ini, para bandar dan pengedar narkoba kerap berwujud menjadi sosok pahlawan serta terkesan baik untuk mehilangkan rasa curiga orang-orang terdekat atau masyarakat sekitarnya. Hati-hati terhadap orang yang tiba-tiba baik. Dan bukan berarti kita hindari orang-orang baik. Karena orang baik belum tentu benar-benar berniat baik. Maka dari itu, tetaplah kita waspada,” pungkasnya.

Sementara itu,l Kepala SMA Negeri 1 Berastagi, Alberto Colia MPd mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Berastagi atas motivasi dan semangat yang disampaikan.

“Kita berharap siswa-siswi di sekolah ini jauh dari bahaya narkoba juga kenakalan remaja. Selain itu juga, peserta didik, setiap paginya kita berikan santapan rohani sebelum proses belajar mengajar, mungkin itu salah satu cara kita untuk menyadarkan mereka,” katanya. (sekilap)

Loading...