Kasus Korupsi Traffic Light, Giliran Kontraktor Ditahan

19

SIDIMPUAN-M24 | Setelah menahan tiga tersangka terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan lampu isyarat jalan raya (traffic light), Polres Kota Padangsidimpuan kembali menyeret BL, selaku kontraktor proyek.

Kapolres Kota Padangsidimpuan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hilman Wijaya mengatakan, saat ini penyidik sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap BL.
“Dia (BL) sudah kami lakukan penahanan, karena sudah memenuhi unsur,” tegas Hilman saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (14/8).

Lebih lanjut Hilman mengatakan, pemeriksaan terhadap BL sudah lama diagendakan, bahkan sejumlah surat panggilan sudah beberapa kali dilayangkan kepadanya. “Ketika sampai di kantor polisi, kami langsung melakukan pemeriksaan,” imbuhnya.

Kapolres menegaskan, tindakan tersebut dilakukan untuk mendalami kasus traffic light yang dianggap sudah merugikan negara ratusan juta rupiah.
“Saya tidak main-main dengan pelaku korupsi, siapapun oknumnya saya akan tindak kalau dia terbukti melakukan korupsi,” tegas Hilman.

Dia berharap dukungan penuh masyarakat Sidimpuan, sehingga pihak kepolisian diberikan kemudahan untuk menjalankan tugas yang diamanahkan kepada mereka.
Terpisah, KBO Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan, Iptu Irsan menambahkan, saat ini BL sedang diperiksa intensif penyidik. “Sedang kami periksa,” katanya.

Irsan menegaskan, untuk mempermudah penyelidikan makanya BL ditahan. “Karena, surat panggilan sudah berulang-ulang dilayangkan, baru sekarang dia hadir. Sehingga, kami menahannya untuk mempermudah proses penyelidikan,” tandasnya.

Dengan ditahannya BL, Polres Padangsidimpuan sudah menahan empat tersangka terkait kasus korupsi proyek traffic light. Keempatnya Kadis Perhubungan IH, mantan Kadis Perhubungan ABL, TH, dan BL.

Terkait penangahan keempat tersangka, Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan, Zulfedli Simamora menolak memberikan keterangan. “Jangan sama saya tanya, karena saya masih punya pimpinan,” ujar pejabat yang pernja menjadi kepala sekolah itu. (kevin)

Loading...