Ketua DPRD Opname, Hasil Pansus Diserahkan di RS

SIANTAR-M24 | Ketua DPRD Siantar Maruli Tua Hutapea mendadak sakit sesaat massa dari Gerakan Sapangambei Manoktok Hitei (GSMH) berunjuk rasa, Rabu (25/7). Alhasil, hasil rapat panitia khusus (Pansus) Hak Angket pemakzulan Wali Kota Siantar Hefriansyah diserahkan di RS Vita Insani Pematangsiantar.

Penyerahan itu dilakukan setelah pansus dua kali mengulur waktu, yakni sekira pukul 17.00 WIB dan pukul 19.00 WIB. Iring-iringan personel Polres Siantar dan anggota DPRD lainnya menemani pansus menyerahkan hasil rapat tersebut. Maruli Tua kemudian ditemui di lantai IV kamar nomor 471 rumah sakit tersebut.

Dari rumah sakit, mereka kembali lagi ke kantor DPRD Siantar. Massa GSMH masih menunggu di gedung rakyat itu. Kepada wartawan Ketua Pansus, Oberlin Malau menjelaskan, hak angket yang mereka kerjakan tidak melebihi target, yakni mulai 25 Juni hingga 25 Juli 2018.
“Jadwalnya pas. Jam 11 malam tadi diserahkan. Soal isinya (hasil rapat), tanya ke pimpinan DPRD. Penyerahan hasilnya juga sudah ditandatangani,” jelasnya.

Loading...

Langkah selanjutnya, kata Oberlin, pimpinan DPRD akan menggelar rapat pimpinan kemudian membentuk Badan Musyawarah (Bamus).
“Tadi siang pun (ketika menghadapi massa GSMH) sudah kurang sehat. Makanya kami bersyukur, semua anggota pansus sehat. Jadi bisa selesai ini. Di daerah lain, ada yang sampai 6 bulan belum selesai,” pungkasnya.

Amatan M24, selepas menyerahkan surat hasil rapat, malam itu juga ketua DPRD Maruli Tua Hutapea cek out dari rumah sakit. Kejadian Ketua DPRD Maruli Tua Hutapea masuk rumah sakit juga pernah terjadi pada Mei 2018. Ketika itu massa pedagang Pasar Horas mendemo Walikota Siantar, Hefriansyah terkait pembangunan Pasar Horas yang berada di Jln Sutomo- Merdeka, Kel Dwikora, Kec Siantar Barat. (adi)

Loading...