KM Sinar Bangun Tenggelam, Kasus Perdana yang Ditangani Poldasu

MEDAN-M24 | Poldasu sejauh ini belum menemui kesulitan dalam menangani kasus Kapal Motor (KM) Sinar Bangun. Padahal insiden KM Sinar Bangun yang karam di Danau Toba, merupakan kasus pertama yang ditangani.

“Kasus KM Sinar Bangun itu kasus pertama yang kami tangani. Sebelumnya belum pernah ada kejadiaan seperti itu. Namun, kalau kasus tenggelam kapal biasa sering kita tangani,” ujar Kasubbid Penmas Poldasu AKBP MP Nainggolan kepada M24 di Poldasu, Selasa (24/7).

Nainggolan mengaku, Poldasu sejauh ini belum mendapat kesulitan untuk membawa para tersangka hingga ke persidangan. Termasuk membawa Kepala Dinas (Kadishub) Perhubungan Samosir Nurdin Siahaan yang telah berstatus sebagai tersangka.

Loading...

“Tapi penyidik masih membutuhkan keterangan ahli hukum untuk melengkapi berkas perkara tersangka,” ungkapnya.
Nainggolan menyebut keterangan ahli hukum sangat diperlukan penyidik untuk memperkuat hasil penyidikan.
“Perbuatan para tersangka kan dikatakan merupakan kelalaian, tetapi polisi tidak dapat menyatakan itu sebagai kelalaian, harus ahli hukum. Dan, itu diminta jaksa sewaktu dilakukan pelimpahan. Jadi biar kuat harus ada pernyataan ahli hukum,” tandasnya.
Sebelumnya, Kadishub Samosir, Nurdin Siahaan meski tidak ditahan, Poldasumut tetap melimpahkan berkas tersangka kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun tersebut ke Kejaksaan. (ahmad)

Loading...