Komplotan Begal Sadis Lumpuh Didor

9

BELAWAN-M24 | Satuan Reskrim Polres Belawan berhasil meringkus empat pelaku begal sadis yang telah beraksi ratusan kali di Kota Medan. Dari mereka, petugas mengamankan 15 unit sepeda motor hasil perampokan dan pencurian, Jumat (10/8).

Keempat tersangka yang diamankan yakni, Muzakir alias Joker (35) warga Jln Setia, Pulo Brayan, Kec Medan Timur, Eko Wibowo alias Eko Rampok (34) warga Pasar I Tengah, Gg Rahayu, Kec Medan Marelan, M Hendri Handoko (27) warga Jln Perwira, Pulo Brayan, Kec Medan Timur dan Didi Utomo alias Didi (33) warga Jln Aluminium I, Kec Medan Deli.

Kapoldasu, Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw didampingi Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis mengatakan, keempat tersangka begal dan curanmor diringkus berdasarkan hasil penyelidikan personel Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan.

“Keempat tersangka ini merupakan komplotan pencurian sepeda motor motor di parkiran. Selain itu juga, mereka merupakan kawanan rampok atau begal yang dianggap sadis saat melakukan aksinya dengan menggunakan senjata tajam dan air softgun,” ujar Paulus.

Paulus menjelaskan, keempat tersangka berhasil diringkus dari kediaman masing-masing dengan barang bukti 15 unit sepeda motor hasil pencurian dan perampokan.

“Dari pengungkapan ini, kita berhasil mengamankan sebanyak 15 unit sepeda motor. Kita akan terus mengembangkan kasus ini hingga kepada penadah dan jaringan komplotan lainnya,” terangnya.

Paulus menambahkan, tersangka terpaksa dilumpuhkan petugas karena melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri.

“Dari hasil keterangan tersangka, pencurian sudah berlangsung selama setahun. Mereka juga telah berhasil menjual sebanyak ratusan unit kepada penadah. Untuk kasus curanmor menjadi atensi bagi kita di Kota Medan. Untuk itu, kita minta kepada masyarakat untuk lebih waspada memarkirkan sepeda motor, untuk keamanan perlu diberi kunci ganda,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis mengatakan, pihaknya juga berhasil mengungkap kasus narkoba, OTT dan perjudian.

“Kita juga mengungkap kasus peredaran narkoba dari seorang napi dan perjudian. Dari kasus tersebut, kita amankan barang bukti 1 ons sabu dari penghuni di Rutan Labuhandeli, kasus OTT Sekdes Buluh Cina dan perjudian mesin jackpot,” pungkasnya. (mag1)

Loading...