Korupsi Pengadaan Kapal Fiktif, Kasi Pidsus Kejari Dairi Pangggil Tim PHO

7

SIDIKALANG-M24 | Kejaksaan Negeri Dairi melalui penyidik pidana khusus (Pidasus) kembali melayangkan surat panggilan terhadap dua orang tersangka kasus korupsi pengadaan kapal wisata fiktif, P Simbolon dan R Simbolon.

Hal itu disampaikan Kasi Pidsus Dairi, Chairul Wijaya kepada wartawan, Senin (6/8). Disebutkan Chairul, kedua tersangka merupakan tim Provisional Hand Over (PHO) pada pengadaan kapal wisata fiktif senilai Rp395 juta yang bersumber dari APBD Pemkab Dairi Tahun Anggran 2008.

“Surat panggilan itu sudah kami layangkan pekan lalu dan rencananya akan dilakukan pemeriksaan pada, Kamis (9/8),” katanya.

Dijelaskan Chairul, Ketua Tim Provisional Hand Over (PHO), T Simbolon, Sekretaris, J Sagala, anggota J Barasa telah ditahan di Rutan Klas II B Rimo Bunga, Sitinjo, Dairi setelah menjalani pemeriksaan pada Rabu (4/7) lalu.

Ditambahkan Chairul, pada pemanggilan sebelumnya, Parti Simbolon maupun Ramles Simbolon tidak datang memenuhi panggilan penyidik dengan alasan yang berbeda-beda.

“P. Simbolon pada panggilan kedua tidak datang dengan alasan sakit, sedangkan R Simbolon tidak didampingi penasehat hukumnya. Jadi kami akan kembali layangkan panggilan ketiga untuk keduanya,” terangnya.

Disinggung apakah akan dilakukan penahanan terhadap keduanya, Chairul belum dapat memastikan.

“Kami belum bisa memastikan, lihat aja nanti hasil pemeriksaannya,” ungkapnya.

Diketahui, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Dairi melakukan proyek pengadaan kapal wisata yang dilaksanakan tahun 2008. Proyek tersebut dimenangkan tendernya dan dikerjakan oleh CV Kaila Prima Nusa milik Nora Butarbutar yang saat ini masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sebanyak 9 orang terlibat dalam kasus ini dan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Dairi diantaranya, mantan Kadis Disbudparpora Dairi, P Silalahi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), NS Kaloko, Pengawas, N Capah, Ketua PHO, T Simbolon, Seketaris, J Sagala, anggota, J Barasa, R Simbolon dan P Simbolon. Sedangkan Nora Butarbutar sebagai pihak rekanan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). (fajar)

Loading...