Kurir cicipi barcon, Sabu setengah kilo gagal edar ke Jambi

TAPSEL-M24 | Seorang kurir sabu antar provinsi bernama Agung Habsy Prima Harahap, warga Batangtoru, Kab Tapanuli Selatan (Tapsel), ditangkap petugas kepolisian di Desa Sisundung, Kec Angkola Barat. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan setengah kilogram sabu.

Penangkapan tersebut berawal informasi yang diterima petugas dari Mapolsek Batangtoru. Dimana seorang warga Desa Sisundung diamankan karena mabuk berat. Pria itu diduga mengonsumsi sabu yang dibawanya. Selanjutnya pria bernama Agung Habsy Prima Harahap itu diamankan ke rumah Kepala Desa Sisundung.

Menerima informasi tersebut, personel Unit Reskrim Polsek Batangtoru berkoordinasi dengan Satnarkoba Polres Tapsel segera menuju ke Desa Sisundung.
Begitu tiba di rumah kepala desa, tim petugas kepolisian langsung menginterogasi Agung. “Saat diinterogasi tersangka memang dalam kondisi mabok berat diduga menggunakan sabu. Tersangka kemudian mengaku sedang membawa sabu sebanyak 0,5 kilogram,” papar Wakapolres Tapsel, Kompol H Hariun Dalimunthe, kepada wartawan, Senin (16/7).

Loading...

Mendengar pengakuan terssebut, polisi langsung menggeledah tas milik tersangka dan ditemukan sabu dalam dua bungkusan plastik. “Tersangka lalu mencoba sabu-sabu yang dibawanya hingga fly,” terang Kompol Hariun.

Karena tidak tahan mengontrol diri, Agung lantas pergi ke kebun milik warga. Selang beberapa menit, pemilik kebun datang dan menemukan Agung dalam kondisi mabok berat.
Sementara itu, di hadapan penyidik kepolisian, tersangka Agung mengaku dirinya hanya sebagai kurir yang bertugas sebagai pengantar barang haram tersebut. “Barang itu (sabu, red) dikirim dari Medan ke Batangtoru. Selanjutnya, saya bertugas mengantar barang itu ke Jambi,” akunya saat ditanyai wartawan di sela-sela pemeriksaan.

Agung menjelaskan, sabu-sabu tersebut milik salah seorang kenalannya di Medan. Setelah terjadi kesepatan, sabu-sabu itu langsung dikirim ke Batangtoru dengan alamat yang sudah ditentukan. (zia)

Loading...