Kurun Sepekan, Ditpolair Polda Sumut Amankan 10 Kapal Pukat Trawl dan 23 TSK

7

MEDAN-M24 | Dalam menindaklanjuti atensi Kapoldasu, Brigjen Pol Drs Agus Andrianto SH, Direktorat Polisi Air Polda Sumut berhasil mengamankan dua kapal jaring trawl diperairan Pogurawan, Pantai Datuk, Kab Batubara, Minggu (3/9).

Inforrmasi diperoleh M24 menyebutkan, kedua kapal ikan itu diamankan saat petugas Ditpolair Polda Sumut tengah melakukan patroli pada posisi 03″ -20 -780″ LU -99″-31-459 BT di sekitar Pantai Datuk, Kab Batubara. Melihat kedua kapal tersebut, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap awak kapal.

Saat digeledah, para nelayan tak memiliki izin atau dokumen menggunakan alat tangkap jenis pukat Hela. Selanjutnya, petugas memboyong kedua kapal berikut nakhoda dan anak buah kapal ke Ditpolair Polda Sumut guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Sumut, AKBP Nagari Siahaan mengatakan kedua kapal ikan tersebut telah melanggar Pasal 84 yo Pasal 85 UU nomor 45 tahun 2009 atas perubahan UU nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan.

“Kedua kapal sudah kita amankan dan saat ini kita masih melakukan pemeriksaan,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Harian Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, pihaknya telah mengamankan sebanyak 10 kapal berjaring trawl dari wilayah perairan Sumatera Utara.

“Ya benar, ada 10 kapal berjaring trawl ditangkap Ditpolair Polda Sumut. Sebanyak 4 kapal dari perairan Percut Sei Tuan, 2 kapal dari Pantai Datuk, Batubara dan 4 kapal dari Pantai Labu, Deliserdang,” ujarnya, Senin (3/9).

Menurut Nainggolan, penertiban dan penangkapan dilakukan atas perintah Kapolda Sumut, Brigjen Pol Drs Agus Andrianto.

“Masing-masing kapal yang diamankan berkapasitas 5 GT menggunakan jaring pukat hela dan pair trawls ditarik dengan dua kapal,” ungkapnya.

Selain menangkap 10 kapal ikan jaring trawl, kata Nainggolan, Ditpolair Polda Sumut juga turut mengamankan sebanyak 23 tersangka.

“Ada 23 tersangka yang diamankan, mereka adalah anak buah kapal (ABK) dan nahkoda kapal dengan rincian 4 ABK dan 4 nahkoda dari perairan Percut Sei Tuan, 2 ABK dan 4 nahkoda dari Pantai Datuk, Batubara. Kemudian, 4 nahkoda dan 6 ABK dari Pantai Labu. Keseluruhan tersangka diamankan di akhir bulan Agustus 2018 dan awal September 2018. Semua diproses dan dijerat pasal 84 dan 85 UU tentang perikanan,” tandasnya. (ahmad/mag1)

Loading...