Mantan Bendahara Bansos Beber Korupsi, Tim KPK akan Temui Joko

Joko mantan Bendahara Bansos

SEI RAMPAH-M24 | Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) direncanakan akan menemui Joko Suriadi alias Joko, mantan bendahara Bansos di Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kab Sergai tahun 2010. Ini menyusul viralnya pengakuan Joko setelah menemui pengacara Hotman Paris Hutapea.

Itu diketahui setelah Hotman Paris melansir video lewat akun instagramnya @hotmanparisofficial. Dalam video Hotman menyebutkan kalau tim KPK, Minggu (30/9) sekira pukul 10:00 WIB akan langsung menjumpai Joko dan didampingi oleh dirinya.
“Pengumuman-pengumuman dari kopi Joni, saya Hotman Paris hari ini sangat kerja capek memberitahukan bahwa saya telah dihubungi tim KPK akan datang pada pukul 10:00 WIB, ketemu dengan Joko bendahara bansos Kab Sergai yang membeberkan dugaan puluhan dana Bansos digunakan untuk ketok palu oknum DPRD dan dipakai berbagai pejabat di Sergai. KPK akan ketemu langsung dengan Joko didampingi Hotman Paris,” ucap Hotman di video tersebut.

Terpisah, Dirut Economi Cocial Control (ECOSOC) Indonesaia B. Tua Pangaribuan, kepada M24 Minggu (30/9) di warung kopi Bik Jum Sei Rampah menjelaskan, bila yang dikatakan Joko terbukti, maka 42 anggota DPRD Sergai terancam bui.
“Jika nyanyian Joko itu terbukti dan diproses oleh KPK, maka Sebanyak 42 anggota DPRD Sergai dipastikan memakai rompi tersangka. Sedangkan 3 lainnya tidak, karena sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) dan kurang lebih setahun baru bertugas,” ucapnya.

Loading...

Menyoal ‘nyanyian’ Joko, Ketua DPRD Sergai, H. Sahlan Siregar yang dihubungi M24, Minggu (30/9) tidak bisa memberikan banyak keterangan. “Itukan tahun 2009, saya mana lah melakukan itu,” papar Sahlan.

Diberitakan sebelumnya, Joko menjumpai Hotman Paris karena dia menerima intimidasi dari pejabat. Joko membeberkan puluhan miliar uang bansos dipakai untuk uang ketok palu berbagai oknum DPRD dan oknum BPK di Sergai.

Dari data M24, Joko Suriadi mendapat posisi bendahara di Dinas PPKA Sergai saat itu dijabat Agus Tripiono dan Bupati Erry Nuradi. Baru 2 tahun menjabat, penampilan Joko menjadi parlente. Hartanya berlimpah. Itu terlihat dari 4 mobil mewah yang dimilikinya. Di antaranya Pajero Sport hingga rumah mewah di Pagar Jati Lubukpakam. Tak ayal, ia sempat dijuluki oleh kalangan media di Sergai sebagai ‘Gayus Tambunan Sergai’.
Maraknya pemberitaan membuat Joko sempat diproses. Namun, hanya mendapat sanksi pindah tugas di Kantor Camat Silindak. (darmawan)

Loading...