Nelayan Trawl Batubara Nekat Terobos Perairan Sergai

M. Syafi’i bersama kapal trawl

TANJUNGBERINGIN-M24 | Nelayan kapal trawl asal Batubara, nekat menerobos perairan Sergai. Ini dilakukan karena di wilayahnya ikan sudah sulit untuk dijaring.

Kapal bermesin dongfeng 30 PK itu diamankan Satpolair Polres Sergai sekitar 2 mil dari bibir Pantai Merdeka, Desa Bagan Kuala, Kec Tanjung Beringin, Sergai Rabu (3/10) sekira pukul 12:45 WIB. Dari penangkapan itu diamankan 1 tekong dan 2 anak buah kapal (ABK) serta hasil tangkapan.

Informasi dihimpun M24, kapal dinakhodai M Syafi’i(32) warga Ling I Simpang Limun, Kel Pangkalan Dodek, Kec Medang Deras, Batubara bersama dua ABK yakni Anafi (36) dan Salman (17), keduanya warga Ling IV dan VI, Kel Medang Deras. Mereka melaut dari Batubara sekira pukul 05:00 WIB. Selanjutnya memasuki perairan Bedagai. Nelayan tradisional yang menangkap ikan di perairan itu melaporkan ke Sat Pol Air Polres Sergai.
Selanjutnya, petugas menggunakan kapal cepat KP2029 melakukan patroli di perairan Bedagai. Tepatnya di poisisi 03-33-150 LU dan 99-13-315 BT arah barat sekitar 2 mil dari bibir pantai, petugas memergoki kapal yang dinakhodai Safi’i. Kapal berikut barang bukti digiring ke dermaga Satpolair di Desa Tebing Tinggi, Tanjung Beringin.

Loading...

Syafi’i mengaku sudah 5 bulan menjadi nelayan trawl. Kapal itu merupakan milik bosnya. Ia mengatahui jika alat yang digunakannya melanggar Pasal 85 UU No. 45/2009 tentang perikanan. Dia tetap nekat menggunakan alat itu demi istri dan dua anaknya.
Ditambahkannya, di perairan Batubara ikan sudah tidak ada. Oleh sebab itu, mereka masuk ke perairan Bedagai. “Masih banyak nelayan Batubara pakai trawl, makanya saya berani,” ucapnya.

Kasatpolair Polres Sergai Iptu Candra kepada M24 mengatakan nakhoda dan barang bukti diamankan, sedangkan kedua ABK dipulangkan. (darmawan)

Loading...