Nunggu Pasien di Pohon Sawit, Bandar Sabu Pulau Rakyat Dicokok Polisi

KISARAN-M24 | Menunggu adalah pekerjaan yang membosankan. Tapi karena memang sudah menjadi pekerjaan untuk menunggu pembeli, mau tak mau Rudiamsah (31) harus tetap bersabar. Eh begitu ada yang datang, bukannya pembeli malah polisi.

Jelas warga Dusun 1 Desa Mekar Sari, Kec Pulau Rakyat, Kab Asahan ini kikuk sebab yang datang adalah personil dari Polsek Pulau Raja. Rudi jadi makin serba salah ketika petugas melakukan penggeledahan. Dia diam seribu kata ketika petugas menemukan 2 paket sabu dari kantongnya.

Kapolsek Pulau Raja, AKP MT Aritonang SH menjelaskan tersangka diringkus dari bawah pohon sawit di Dusun 1 Desa Pulau Rakyat Tua, Kec Pulau Rakyat, Asahan, tepatnya di belakang rumah kosong, Senin (1/10) sekitar pukul 12.00 WIB.

Loading...

“Awalnya kita mendapatkan informasi dari warga terkait adanya peredaran gelap sabu di lokasi tersebut. Berbekal informasi, tim operasional unit Reskrim Polsek Pulau Raja langsung terjun ke TKP guna melakukan penyelidikan. Tidak berapa lama, petugas melihat target yang sedang duduk-duduk di belakang rumah kosong, tak ingin buruannya kabur, petugas kemudian langsung membekuk tersangka,” jelasnya kepada M24, Senin (1/10) .

Saat diinterogasi, tersangka mengaku bahwa sabu tersebut itu adalah miliknya yang rencananya akan dijual kembali. Bersama barang bukti, petugas langsung memboyong tersangka ke Mapolsek Pulau Raja untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

“Kita amankan 2 bungkus plastik kecil diduga sabu, 1 plastik klip berisi sisa pemakaian sabu, 1 kaca pirex, 3 plastik kosong, 2 mancis, 1 bong, 5 pipet, 1 Hp merk Samsung warna hitam, 1 dompet warna biru dan 1 tas sandang warna coklat,” pungkasnya. (khairul)

Loading...