Ops Pemberantasan Kp Narkoba Digrebek Saat Lagi Tinggi dan Meracik Sabu

9

DELITUA-M24 | Operasi pemberantasan kampung narkoba juga digelar di kawasan Jln Brigjen Katamso, Kec Medan Kota, Kamis (2/8). Dari lokasi ini, tim gabungan Polrestabes Medan mengamankan sembilan orang.

Pantauan wartawan, tim gabungan yang turun ke lokasi berjumlah ratusan personel dengan dilengkapi mobil water canon dan kreta Patra. Adapun masing-masing para pengguna yang diamankan dari Gg Seroja adalah Robi Marthin (37) warga Jln Sakti Lubis, Gg Stasiun, Kampung Baru, Dwi Ardiansyah (28) warga Jln STM, Gg Arifin, Kel Siti Rejo 2, Medan Amplas, Andre Syahputra (25) warga Jln Brigjen Katamso, Gg Perbatasan, Kampung Baru, M. Rizal Irfan Nasution (28) warga Jln Brigjen Katamso, Gg Keluarga, Kampung Baru, Dedi Kurniawan (37) warga Jln Suka Turta, Medan Johor dan Suci Rahmadani (26) warga Jln Karya Darma, Gg Azizah, Medan Johor.

Sedangkan di kawasan Gg Merdeka, masing-masing yakni Hera (46) warga Jln Brigjen Katamso Pasar Senin Lembah, Kampung Baru, Budi Ilham (38) warga Jln Brigjen Katamso Pasar Senin Lembah Kampung Baru, dan Suhansyah (51) warga Jln Brigjen Katamso, Pasar Senin Lembah, Kampung Baru.

Barang bukti yang diamankan antara lain 2 bungkus sabu paket Rp50 ribu, 8 mancis, 6 pipet, 2 bong, 2 kaca pirek, 1 bungkus plastik klip besar dan 20 plastik klip kecil.
“Ya benar, tim gabungan Polrestabes Medan merazia sejumlah kampung narkoba di hampir seluruh wilayah Polrestabes Medan termasuk wilayah Medan Kota. Namun, kita tidak ikut operasi Gerakan Kampung Narkoba (GKN) tersebut,” sebut Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani, Kamis (2/8).

Terpisah, para pelaku narkoba itu ternyata dibawa ke Polsek Delitua. Robi, saat dikonfirmasi mengaku polisi datang ketika dia dan lima temannya sedang tinggi. “Kami habis nyabu. Begitu datang polisi, kami kocar kacir. Barang yang kami beli sering dari perumahan SBY Simalingkar B,” ungkap Robi.

Lain lagi dikatakan Suci Rahmadani. Pemain narkoba ini diamankan ketika sedang meracik sabu untuk dikonsumsi.
“Kecewa saya, belum sempat cuprek (ngisap) sabu, sudah duluan diamankan polisi. Sebelumnya saya sudah bermimpi dapat gelang. Maka itu, saya tidak takut ditangkap polisi,” katanya. (mehuli/ahmad/gusti-PKL/gachrurazi-PKL)

Loading...