Pamit ke Dumai, gadis muda Asal Tano Bato hilang

38

SIDIMPUAN-M24 | Sekitar sebulan lalu, Hadijah Aritonang pamit dari rumahnya hendak ke Dumai. Gadis muda ini berangkat menumpang angkutan taksi L-300. Namun kabar mengejutkan justru datang dari keluarga di Dumai. Hadijah tak pernah sampai di kota tujuannya itu.

Seorang remaja putri berparas cantik bernama Hadijah Aritonang (15) dikabarkan sejak satu bulan lalu tak pulang ke rumah. Menurut Adanan Aritonang (55), sang putri menghilang sejak Jumat (27/4) lalu.

“Kami sudah mencari ke seluruh keluarga, kerabat dan teman-temannya, tapi Hadijah tak diketahui dimana keberadaannya,” tutur Adanan ketika ditemui M24 di kediamannya di Jln Dr Payungan Dalimunthe Gg Nikmat Kel Tano Bato, Kec Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Minggu (3/6/2018).

Dijelaskan Adanan, putrinya baru tamat dari SMPN 9 Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan. Terkait menghilangnya Hadijah, kerabat dan para tetangga telah menyarankan agar Adanan segera membuat laporan ke Polres Padangsidimpuan.

Dikisahkan Adanan, awalnya pada Jumat 27 April 2018, Hadijah pamit hendak berangkat ke rumah uwaknya di Dumai. “Dia (Hadijah, red) berangkat menumpang anggutan taksi L-300 tujuan Dumai. Selang beberapa hari, saya menghubungi keluarga yang di Dumai menanyakan apakah Hadijah sudah sampai. Namun keluarga di Dumai justru mengatakan kalau Hadijah tidak ada di Dumai,” beber Adanan.

Kabar itu sontak membuat Adanan panik. Adanan pun mencoba menanyakan ke keluarga yang lain baik di Kota Padangsidimpuan maupun di kota lain, tapi tidak membuahkan hasil. “Sampai sekarang keberadaan Hadjah belum juga diketahui,” lirihnya sedih.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai parmanjal (tukang botot, red) ini mengaku sudah melakukan berbagai upaya untuk mencari Hadijah. Bahkan sudah menanyakan kepada guru dan reman-teman sekolah, tapi belum ada informasi tentang keberadaan Hadijah.

Adanan mengaku, selama ini hubungan dalam keluarganya baik-baik saja, Hadijah juga tidak pernah dimarahi. Dalam keluarganya juga tidak pernah terjadi keributan besar. “Hadijah itu anaknya baik dan penurut. Sejak ibunya meninggal dunia, dia tinggal bersama Ompungnya dan sama sekali dia kami manjakan,” terang Adanan dengan suara terbata-bata.

Adanan pun memohon bantuan kepada semua pihak yang mengetahui keberadaan Hadijah tersebut agar segera mengabarinya. Kepada warga Padangsidimpuan dan sekitarnya yang menemukan atau mengetahui keberadaan Hadijah diharap segera memberitahu ke nomor HP 082366758514. (zia)

Loading...