Pegang 1 Pil Ekstasi saat Ditangkap, Wali Usman Sudah Bebas Balas Jasa Para Anak Angkat

17

MEDAN AREA-M24 | Setelah sepekan mendekam di sel tahanan Polsek Medan Area karena kepemilikan 1 butir pil ekstasi, Senin (6/8), anggota DPRD Sergai, Wali Usman dikabarkan sudah berkeliaran di sekitar kediamannya.

Bebasnya Wali Usman dibenarkan Irul (43), salah seorang pedagang ikan yang ditemui metro 24 di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Dusun I, Desa Tebingtinggi, Kec Tanjungberingin, Sergai. Irul mengaku sempat bercengkrama dengan politikus Partai Hanura Sergai tersebut.

“Ada tadi pagi aku lihat Wali di TPI ini. Sempat peluk-pelukan lagi dia sama pedagang ikan di TPI ini,” ucap Irul.

Bagi warga, tutur Irul, kebebasan Wali Usman dari kasus narkoba yang menjeratnya hanya soal waktu. Hal itu tak lepas dari sosok sang ayah, H Abdul Kaharuddin. Dimana semasa hidup, H Kahar yang dikenal sebagai orang pinter yang rajin beribadah banyak membantu orang. Dari kalangan bawah hingga pejabat teras.

Seperti mantan Gubernur Sumut, HT Erry Nuradi, Bupati Sergai, Ir Soekirman. Beberapa jendral juga dikabarkan kerap sembuh setelah berobat kepada H Kahar. Ditambah lagi, H Kahar tak pernah mematok harga jasa pengobatannya. Karenanya, banyak dari orang-orang hebat itu yang menjadikan H Kahar sebagai ayah angkat.

“Banyak orang-orang penting pejabat dari dalam daerah maupun luar daerah dengan macam-macam penyakit datang untuk berobat. Rata-rata sembuh. Cukup banyaklah yang menjadi saudara Haji Kahar ini karena banyak jasanya untuk orang lain,” ucap Amin (30), salah seorang anak angkat H Kahar.

Sebagai anak, secara tidak langsung Wali Usman akan menjadi saudara angkat para orang berpengaruh tadi. Ketika ada permasalahan, mereka pun tak akan tinggal diam. “Kami yakin keluarga Wali pasti banyak membantunya. Benar saja, sekarang Wali juga sudah pulang ke rumah,” ucap Lisna (45), warga sekitar kediaman Wali Usman.

Hanya saja, pantauan metro 24, kediaman orangtua Wali usman tertutup rapat. Nomor seluler Wali yang dicoba dihubungi juga tidak aktif.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu P Hutagaol enggan dilibatkan dengan terlihatnya Wali Usman di sekitar kediamannya ini. Dirinya justru mengarahkan awak media ke Polrestabes Medan.

“Kan sudah saya katakan, masalah penahanan Wali Usman urusan Satnarkoba Polrestabes Medan. Jadi silahkan cek ke sana dan kita sudah tidak tahu menahu lagi. Pada intinya kita menangkapnya dari Jalan Mangkubumi,” tegas Hutagaol, Senin (6/8).

Menurut Hutagaol, berkas pemeriksaan Wali Usman sudah diserahkan ke Satnarkoba Polrestabes Medan sejak Sabtu (4/8). Pihaknya juga tidak ada melakukan penangguhan atau rehabilitasi terhadap anggota DPRD Sergai tersebut. Pasalnya, hasil tes urine Wali Usman negatif.

Namun, Wakasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rahmat Hasibuan yang dikonfirmasi mengaku belum menerima pelimpahan tahanan bernama Wali Usman dari Polsek Medan Area. “Belum ada, coba tanya langsung ke Polseknya atau ke Kapolseknya,” ucap Rahmat Hasibuan.

Diberitakan sebelumnya, Wali Usman ditangkap Tim Reskrim Polsek Medan Area dari sekitar Diskotek New Zone, Jln Wajir, Medan, Minggu (29/7) dinihari. Dari tangannya petugas menemukan satu butir pil ekstasi. (darmawan/wandi/ardi)

Loading...