Pekerja GSG Tertusuk Besi Peranca, Polisi Langsung Tangani Kasus Kecelakaan Kerja

14

PERCUT-M24 | Polrestabes Medan menindaklanjuti peristiwa seorang pekerja yang terjatuh dan tertusuk besi tiang peranca saat melakukan pengecatan di Gedung Serba Guna (GSG) T Rizal Nurdin Jln Williem Iskandar, Jum’at (7/9) sekira jam 10.30 WIB kemarin.

Peristiwa kecelakaan kerja ini terkuak ketika salah seorang pekerja berinisial D, warga Tembung yang langsung menyaksikan kejadian itu angkat bicara. Menurut D, korban baru bekerja sehari. Waktu itu, katanya, korban yang biasa disapa Wak sudah diingatkan kalau peranca yang dinaikinya memiliki roda sehingga mudah bergerak dan harus diikatkan agar tidak bergerak.

“Saya tidak kenal betul siapa Uwak itu, cuma saat kejadian ada yang bilang korban warga Pasar 9, Tembung dan karena tidak adanya tali maka korban tidak mengikatkan peranca itu agar tidak bergerak,” katanya.

Pas korban naik, terangkat roda sebelahnya hingga dia terjatuh dan salah satu baut penyambung tiang besi tersebut patah dan saat itu korban berada di antar tiang besi besi peranca itu hingga 2 tiang peranca menacap tubuh korban.

“Saat itu korban masih dalam keadaan hidup dan jelas saya melihat korban mulai terjatuh hingga tertancap besi perancah tersebut hingga menembus dan ada 2 buah yang tertembus, setelah itu saya tidak sanggup melihatnya,” ungkapnya.

Kemudian korban yang tak berdaya langsung dibawa pakai mobil ke RS Haji dan para pekerja yang berada di tim bagian korban langsung disuruh pulang oleh pengawas pengerjaan gedung tersebut serta disuruh tutup mulut mengenai kejadian itu. “Kami semua disuruh tutup mulut dan saya nggak tau kelanjutan masalah korban apa masih hidup apa sudah mati, tapi melihat keadaannya bakal tidak dapat ditolong lagi nyawanya,” katanya.

Lalu D menuturkan bahwa para pekerja masing masing dibawa kepala tukang masing masing dan mengerjakan pada bagian bagian yang telah ditentukan. “Makanya antara tim yang satu dengan yang lain tak saling kenal, sebab yang bawa masing masing kepala tukangnya, cuma masalah kejadian itu saya tidak tahu siapa yang menanggung korban,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan Juned, salah seorang pekerja kepada M24, Jumat (7/9) bahwa kelompoknya tidak mengenal dengan kelompok korban yang terjatuh.
“Tapi memang ada korban yang tertusuk 2 besi pada badannya,cuma kami tidak tahu siapa korban karena bukan dari kelompok kami,” ungkapnya.

Kanit Reskrim Polsek Percut, MK Daulay kepada M24, Sabtu (8/9) mengatakan bahwa anggotanya telah menanyakan hal itu ke lokasi namun pihak pemborong seakan menutupi dengan mengatakan bahwa hal korban yang tertusuk besi tidak ada. “TKP sepertinya telah dibersihkan dan kita belum juga menerima laporan dari pihak keluarga korban. Mungkin saja mereka santuni keluarga korban hingga tutup mulut,” katanya

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri kepada M24 mengatakan bahwa pihaknya sudah berulang kali menanyakan hal itu kepada pemborong,tapi tetap mengatakan tidak ada korban yang tertusuk besi itu dan Polrestabes Medan telah ke TKP beserta Polsek Percut. “Dan saat ini Polresta Medan yang memegangnya sekarang,” ungkapnya. (irwan)

Loading...