Pembangunan 90 Kios di Lahan PT KAI Belawan Disoal

8

BELAWAN-M24 | Pembangunan 90 kios tanpa izin di lahan PT KAI Belawan tanpa izin, masih terus berlangsung. Anehnya, bangunan ilegal yang berdiri di lahan BUMN itu belum juga ada tindakan dari pihak Kecamatan Belawan dan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (PKP2R).

Tokoh Masyarakat Medan Utara, Saharudin Kamis (13/9), menilai, adanya ketidak tegasan dari Pemko Medan membiarkan bangunan tanpa izin berdiri di lahan PT KAI. Untuk itu, pria yang kerap mengkritisi pembangunan di Medan Utara itu, mendesak agar Satpol PP melakukan pembongkaran.

“Sudah jelas itu tidak ada izinnya, kenapa belum dibongkar. Ini menjadi tanda tanya besar. Bisa jadi ada oknum pejabat di Pemko Medan yang sengaja membekingi bangunan itu,” tegas Saharudin.

Dikatakan Ketua Gerbaksu ini, adanya pembiaran terhadap bangunan ilegal itu, ada indikasi main mata antara pihak pengembang dengan oknum-oknum tertentu di kecamatan maupun di dinas terkait.

Anggota DPRD Medan, Mulia Asri Rambe menegaskan, izin untuk mendirikan bangunan di lahan PT KAI sudah jelas tidak bisa dikeluarkan, karena status tanah itu adalah milik negara. Jadi, yang berhak mengelola itu adalah PT KAI, bukan pihak ketiga.

“Ini sudah salah, kenapa dibiarkan. Jangan dinas terkait tutup mata, ini harus segera diambil tindakan. Jangan biarkan bangunan itu tetap berdiri,” tegas wakil rakyat yang akrab disapa Bayek itu. (mag1)

Loading...