Pengiriman TKI Ilegal Digagalkan di Laut Tanjung Berombang

13

TANJUNGBALAI-M24 | Pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) secara ilegal ke Malaysia, digagalkan Satpol Air Polres Tanjungbalai.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Irfan Rifai melalui Kasatpol Air Polres Tanjungbalai AKP Ahmad Riskan Kausar, Senin (20/8) menjelaskan, penangkapan dilakukan di sepanjang perairan Kuala Bagan Asahan pada posisi N 3° 0’54.4572 ” E 99° 51’48.3624″ atau perairan Tanjung Berombang, Minggu (19/8) sekitar pukul 09.00 WIB. Ketika itu ditemukan kapal motor tanpa nama bermesin dompeng 23 yang dinahkodai Rizal. Petugas membawa Rizal untuk mencari kapal motor yang akan melansir TKI menuju panton Bagan Asahan. Tidak lama ditemukan kapal motor tanpa nama bermesin Jiangdong 26 yang dinahkodai oleh Suryadi (50) penduduk Dusun III, Desa Sei Apung Jaya, Kec Tanjung Balai, Kab Asahan. Anak buah kapal (ABK) Suryadi yakni Iwan (36) penduduk Pematang Pasir, Ling IV, Kel Teluk Nibung, Tanjungbalai dan Usman alias Suman (46) warga Pematang Pasir, Ling IV, Kel Teluk Nibung, Tanjungbalai, turut diamankan.
Mereka ketika itu membawa tiga orang laki-laki dan seorang perempuan yang salah satunya adalah warga negara Bangladesh. Para tenaga kerja ilegal ini akan diantar ke Malaysia.

Saat perjalanan menuju kantor Satpolair, katanya, Rizal lompat ke laut dan lari ke hutan.
Barang bukti yang diamankan yakni 1 kapal tanpa nama dan tanda selar bermesin Jiangdong 26, 1 HP Nokia 105 warna hitam, uang Rp21 ribu dan 1 GPS 128 Garmin. “Kita akan akan berkoordinasi dengan Syahbandar tentang penyalahgunaan peruntukan kapal perikanan digunakan membawa penumpang. Penumpang kapal motor tersebut diserahkan kepada pihak imigrasi,” tandasnya. (surya/ambon)

Loading...