Perampokan Uang Honor PPK & PPS, Polisi Bilang Masih Mendalami Kasus

Langkat-M24 | Polsek Pangkalan Susu, saat ini masih terus mendalami kasus dirampoknya uang ratusan juta yang akan digunakan untuk pembayaran honor dan operasional PPK dan PPS Kec Pangkalan Susu, Kab Langkat, Minggu (7/10).

“Hingga sampai saat ini kasus perampokan itu masih dalam penyelidikan kita,” ujar Kapolsek Pangkalan Susu, AKP Selamet Riyadi ketika dikonfirmasi wartawan via telepon.

Dijelaskan Kapolsek, bahkan pihaknya terus melakukan lidik di lapangan guna mengungkap kasus tersebut dan juga sudah mengambil keterangan para saksi.

Loading...

Kapolsek juga mengakui sejauh ini pihaknya telah memeriksa dua lokasi CCTV yang diduga kuat bisa mengetahui para pelaku sebelum melakukan aksi mereka.

“Kita sudah memeriksa dan melihat CCTV di Bank BRI Cabang Pangkalan Berandan dan Sei Siur dan hasilnya terlihat dua pengendara kreta tampak sedang mengikuti korban, namun saat diperbesar tidak begitu jelas pelaku maupun plat kendaraan tersebut,” ungkapnya

Terkait adanya keterlibatan orang dalam pada kasus ini, Kapolsek belum bisa memastikannya karena masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

“Kita belum bisa menyimpulkan adanya dugaan keterlibatan orang dalam, karena kasusnya masih dalam lidik. Untuk itu saya mohon doanya agar kasus ini cepat terungkap,” harapnya.

Terpisah, Ketua KPU Langkat, Agus Arifin saat dihubungi wartawan via sambungan telepon, Minggu (7/10) sore, mengaku pihaknya sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Provinsi.

“Kemarin, setelah menerima kabar kejadian tersebut, langsung kita laporkan ke KPU Provinsi, ” ucap Agus.

Mengenai uang yang dirampok tersebut, apakah diganti oleh korban atau pemerintah, Agus Arifin belum bisa memastikannya karena masih menunggu hasil rapat.

“Kita belum bisa menyimpulkannya, karena hari Senin (8/10) akan dirapatkan terlebih dahulu,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan dua orang berboncengan kreta Jupiter MX hitam merampok, Muya Wati (41) yang merupakan bendahara PPK Kec Pangkalan Susu di depan rumahnya Dusun I Desa Tanjung Pasir, Pangkalan Susu, Kab Langkat, Jumat (5/10) sekira pukul 12.30 WIB.

Saat itu, korban baru saja pulang mengambil uang tersebut di Bank BRI Brandan menggunakan mobilnya Toyota Calya putih BK 1964 PL. (rudi)

Loading...