Percut Diseser, Puluhan Manusia Malam Terjaring

19

PERCUT-M24 | Razia di lokasi hiburan terus berlanjut. Kawasan Percut Seituan jadi sasaran operasi. Kian maraknya peredaran narkoba yang terus makan korban menjadi lecutan pihak Kepolisian dan BNN menyisir sejumlah lokasi hiburan malam di Percut.

Dalam razia Tim Gabungan Polsek Percut Seituan, Muspika dan Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Deliserdang, Minggu (2/9) dinihari, sedikitnya 30 orang terjaring, 4 di antaranya positi narkoba. Mereka yang diamankan adalah manusia malam (wanita dan pria) penikmat hiburan. Mereka terjaring di lokasi ‘esek-esek’, kafe, hotel, kos-kosan dan sejumlah lokasi yang diduga kerap jadi ajang mesum dan penggunaan narkoba.
Razia tiga pilar yang dipimpin Kapolsek Percut Seituan, Kompol Faidil Zikri, Camat Percut Seituan Timur Tumanggor dan Kasi Brantas BNNK Deliserdang, Kompol A Pangaribuan dibantu personel Koramil Percut Seituan menyeser beberapa titik yang diduga jadi lokasi peredaran narkoba dan ajang mesum.

Sayangnya, saat penggerebekan di Lesehan Sugeng dan Hotel Nusantara Jln Pasar 10, Tembung, yang selama ini disinyalir menyedikan tempat mesum diduga bocor. Tim pun hanya berhasil mengamankan sepasang sejoli yang bukan suami istri dan seorang anak laki-laki berikut seorang wanita dari TKP.

“Lesehan Sugeng sepi, sepertinya razia telah bocor. Padahal berdasar laporan warga, Lesehan Sugeng menyediakan pondok-pondok tertutup mesum. Kabarnya pemilik lesehan sudah setor dengan oknum aparat pembeking,” cetus seorang personel Satpol PP Deliserdang kepada kru metro M24.

Selanjutnya tim menyisir lokasi bawah jembatan Tambak Bayan. Dari sana, dua pasangan bukan suami istri yang sedang berada di dalam bilik kayu dan seorang waria diamankan.
“Waktu digerebek, ada seorang yang lari ke gorong-gorong dan lama gak keluar-keluar, walau sudah diteriaki,” imbuh seorang personel Koramil Percut Seituan.

Selanjutnya tim menuju Lau Dendang. Dari Cafe Datuk, petugas mengamankan 4 wanita malam dan beberapa pria. Tim kemudian bergerak ke 2 lokasi kos-kosan di Jln Selamat Ketaren, Desa Medan Estate. Dari kedua kos-kosan, petugas kembali mengamankan beberapa pasangan bukan suami istri.

Saat penggerebekan berlangsung, salah seorang dari tim razia (awak media), Yusrizal alias Bopak terpaksa menjamin sepupunya bernama Siti, warga Jln Denai yang tertangkap di Cafe Datuk Lau Dendang karena tidak memiliki identitas.

“Nggak sangka aku, sepupuku sendiri kenak razia. Terpaksalah kujaminkan biar bisa dibebaskan,” kata Bopak saat di Kantor Camat Percut Seituan.

Terpisah, Kapolsek Percut Seituan, Kompol Faidil Zikri, didampingi Camat Percut Seituan dan Kasi Brantas BNNK Deliserdang memapar, dalam razia gabungan yang mereka gelar diamankan 18 lelaki dan 12 wanita.

“Saat dites urine 4 orang terdiri dari seorang wanita dan tiga pria dinyatakan positif menggunakan narkoba. Mereka adalah; Dani Saputra warga Jln Terusan Bandar Setia, Mulyadi dan Jhonson, keduanya warga Jln Pratun Medan Estate, serta Janiar, warga Jln Tangguk Bongkar, Medan Amplas,” ungkap Faidil.

Sementara itu, lanjut Faidil, setelah didata dan membuat surat pernyataan dari keluarganya, sebanyak 26 orang dipulangkan.
“Untuk 4 orang yang positif pengguna narkoba diserahkan ke BNNK Deliserdang untuk di-assesment atau direhabilitasi,” pungkas Faidil. (irwan)

Loading...