Poldasu Bentuk Tim Data Pukat Trawl

4

MEDAN-M24 | Dalam upaya mengantisipasi maraknya pukat trawl, Polda Sumut membentuk tim data pukat trawl guna mengetahui pemilik dari kegiatan yang merusak lingkungan di wilayah Sumatera Utara.

Hal itu dikatakan Pelaksana Harian (Lakhar) Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan di Mapolda Sumut, Kamis 30/8).

“Ya benar, tim ini dibentuk atas perintah Kapolda Sumut, Brigjen Pol Drs Agus Andrianto SH. Tujuannya, agar setiap wilayah pantai dapat melakukan pendataan terhadap setiap pemilik pukat trawl yang ada di wilayah masing-masing Polres,” katanya.

Selain itu, kata MP Nainggolan, setiap laporan yang diterima dari nelayan nantinya, Polda Sumut akan melakukan pengecekan. Hal itu, agar bisa menyinkronkan temuan nelayan dengan laporan ke kepolisian.

“Karena sebelumnya, atas laporan warga nelayan tradisional itu kan ada menangkap pukat trawl lalu diserahkan ke petugas namun dilepas. Inilah yang mau kami telusuri dulu dan kita dalami apakah benar seperti yang disampaikan nelayan,” jelasnya.

Sementara itu, terkait keberadaan Pukat Trawl yang dianggap melakukan perusakan lingkungan, Polda Sumut kedepannya akan berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Sebelumnya, pascaunjuk rasa ratusan nelayan yang tergabung dalam Aliansi Nelayan Sumatera Utara (ANSU) ke Polda Sumut, Kapolda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto mengambil tindakan tegas dengan mencopot Kasat Polair Tanjungbalai, AKP Ahmad Riskan Kausar. (ahmad)

Loading...