Poldasu gelar rapat terpadu penerimaan anggota polri

14

Net-Ahmad-Medan | Dalam rangka kesiapan dalam kegiatan seleksi penerimaan anggota Polri TA 2018, Polda Sumut menggelar rapat terpadu di Aula Catur Prasetya Mapolda Sumut, Rabu (4/4) sekitar pukul 08.30 WIB.

Rapat tersebut dipimpin Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw didampingi Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Drs Agus Andrianto SH, Irwasda Polda Sumut, Karo SDM Polda Sumut, Kabid Propam Polda Sumut, Kabid Dokkes Polda Sumut, Karumkit Polda Sumut, Kayanma Polda Sumut, dan para peserta rapat penerimaan terpadu anggota Polri jajaran Polda Sumut.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya dan kehadiran peserta rapat internal dan eksternal Polda Sumut sebagai wujud mendukung dan menyamakan presepsi guna menciptakan kegiatan seleksi penerimaan anggota Polri TA 2018 yang aman dan lancar.

“Upaya Polda Sumut dalam menjaga kearifan lokal dan SDM daerah tertentu, agar benar-benar dilakukan pemeriksaan terhadap peserta tes dalam rangka mencegah penyalahgunaan kuota Polres oleh oknum tertentu,” kata Paulus.

Paulus juga menekankan, dalam kepanitiaan Subpanda Nias, agar SDM dapat menunjuk Kapolres Nias dan Kapolres Nisel dalam kepanitiaan Subpanda Nias.

“Pengadaan kuota bintara khusus, saya berharap panita dapat melakukan seleksi dengan sebaik-baiknya guna mendapat bintara dengan keahlian dan kemampuan khusus sesuai kuota yang dibutuhkan. Fokuskan perekrutan dari sekolah-sekolah atau akademi sesuai dengan fungsi yang dibutuhkan,” bebernya.

Paulus juga mengingatkan untuk menghindari pelaksanaan kegiatan yang fokus pada formalitas. Karena keberhasilan Polri mayoritas ada pada operasional dan implementasi pada setiap program Polri.

“Tim panitia agar lebih giat dalam sosialisasi dan upaya-upaya inovatif dalam rangka merekruit SDM yang unggul dan hindari setiap perbuatan yang dapat mencemari institusi,” pungkasnya.

Karo SDM Polda Sumut, Kombes Pol Drs I Ketut Suardana memberikan paparan terkait Kesiapan Polda Sumut dalam Kegiatan Seleksi Penerimaan Anggota Polri TA 2018. Dalam paparannya, terkait rencana penerimaan Polri Tahun 2018 dengan kuota kirim Polda Sumut untuk Akpol sebanyak 14 orang, kuota Bintara untuk pendidikan sebanyak 313 orang, sementara untuk kuota pendidikan Polda Sumut untuk Tamtama sebanyak 15 orang.

“Jenis penerimaan Bintara yang diterima tahun ini antara lain Bintara Penempatan TugasUmum (PTU), Bintara TI, Bintara Musik, Bintara Kimia, Bintara Penerbangan dan Bintara Pelayaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, I Ketut menyampaikan, untuk tahapan seleksi tingkat panda sendiri dimulai dari pemeriksaan adminstrasi awal, pemeriksaan psikologi, pemeriksaan kesehatan I, iji jasmani, uji akademik, pemeriksaan kesehatan II, PMK dan pemeriksaan psikologi II dan pemeriksaan adminstrasi akhir

“Terakhir akan diadakan sidang kelulusan tingkat panitia daerah, selanjutnya diadakan supervisi dari panitia pusat untuk selanjutnya tahap terakhir sidang kelulusan akhir,” paparnya.

I Ketut menambahkan, tahapan seleksi bintara tingkat subpanda khusus Polres Nias dan Polres Nias Selatan setelah pemeriksaan adminstrasi awal, dilaksanakan pernyataan pakta integritas. Kemudian pemeriksaan psikologi, pemeriksaan kesehatan I dan uji jasmani,” tandasnya.

“Setelah pelaksanaan uji jasmani, selambat-lambatnya tanggal 18 Mei 2018, Calon Bintara PTU yang telah dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti uji akademik di Polda,” jelasnya

Biro SDM sendiri menerapkan prinsip penerimaan Si Betah yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Dalam menjaga kearifan lokal atau SDM daerah tertentu, akan dilaksanakan seleksi sesuai dengan kuota Polres masing-masing.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Pusat Studi HAM Unimed, DR Majda Muntadz, MSi, LSM Polri Watch, Bambang SH, Auditor IT Unika St Thomas, Tonni Limbong serta Himpunan Psikologi Sumut, Srisupriantini.

Loading...