Polisi Didesak Tangkap Truk Penabrak Murid Karate

PADANGSIDIMPUAN-M24 | Polres Kota Padangsidimpuan didesak menangkap mobil yang menabrak Risma Anggraini Sitompul.

“Kami berharap kepada penegak hukum agar segera menangkap mobil yang menabrak rekan kami yang saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit di Medan,” ujar Agung, salah seorang guru karate di perguruan Shiroito Karate Do kepada wartawan, kemarin.

Dia mengatakan, harusnya pihak penegak hukum sudah menangkap mobil yang menabrak lari korban, karena sudah hampir satu minggu. Dijelaskannya, berdasarkan informasi yang diperoleh, korban masih dalam keadaan kritis karena mengalami luka pada bagian kepala. ”Baru saja kami dapat informasi, dia (Risma) masih kritis,” tuturnya.

Loading...

Sementara itu, Kapolres Kota Padangsidimpuan, AKBP Hilman Wijaya mengatakan, saat ini sedang menangani kasus tersebut.
Ditanya tentang mobil yang menabrak korban, Hilman menyuruh wartawan mempertanyakannya langsung Kasat Lantas.
Sekadar mengingatkan, kecelakaan berawal ketika dua gadis belia itu berniat pergi belajar karate melintas di Jln T Rizal Nurdin. Truk dengan kecepatan tinggi datang dari arah Kota Padangsidimpuan menuju Padang, Sumatera Barat.

Selanjutnya, truk berniat memotong salah satu sepeda motor di depannya. Nahas, kedua murid karate itu terjatuh karena bagian depan sepeda motor tersenggol truk. Korban yang salah satunya adalah Risma terpental ke badan truk. Sedangkan Khoifah ke pinggir badan jalan. Truk langsung kabur. (zia/kevin)

Loading...