Polisi Militer Buru Sopir Truk yang Tewaskan Dojonya

12

SIDIMPUAN-M24 | Polisi Militer (PM) Kota Padangsidimpuan memburu truk berikut sopir yang menabrak lari dua dojo (murid) karate. Risma Anggraini Br Sitompul (16), salah satu korban, meninggal saat menjalani perawatan intensif di RSUP H Adam Malik Medan, Minggu (5/8) sore.

Sebelumnya, Risma bersama teman satu dojonya, Nur Khofifah (16), hendak berangkat latihan karate di Markas PM Kota Padangsidimpuan. Kedua gadis remaja ini berboncengan kreta (sepedamotor). Di perjalanan, mereka disenggol sebuah truk hingga terjungkal bebera meter. Parahnya, usai menabrak kedua korban, sopir truk malah tancap gas.
Beberapa hari pascainsiden tabrakan tersebut, Risma yang mengalami luka serius akibat benturan di kepala dirujuk ke RSUP H Adam Malik Medan. Karena pendarahan yang diderita cukup serius, nyawa Risma tak tertolong.
“Kami akan mencari keberadaan truk yang sudah menabrak lari Risma itu,” kata Komandan CPM Kapten KSP Habehaan, Selasa (7/8).

Habehaan menegaskan, saat ini anggotanya sedang melakukan penyelidikan untuk mencari tahu jenisdan nomor polisi truk yang menabrak korban. “Truk termasuk identitas sopir truk terus kita lacak. Saya minta anggota bekerjasama dengan rekan-rekan Perguruan Karate Shiroite (dojo korban) untuk melacak truk tersebut,” imbuh Habehaan.
Dia mengingatkan kepada seluruh anggota dojo lain, apabila hal serupa terjadi tolong saling mengabari. Sehingga tidak akan menjadi fatal akibatnya. “Kalau hal serupa terjadi kita harus saling memberitahu. Kita harus kompak untuk membantu teman kita,” harapnya.

Lebih lanjut Kapten KSP Habehaan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi. “Kami dari keluarga besar Korps Polisi Militer dan Perguruan Karate Shiroite, mengucapkan turun berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya adik kami Risma Anggraini Sitompul. Semoga almahrumah diterima di Sisi Tuhan, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ucap Habehaan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Risma Anggraini Sitompul dan Nur Khofifah mengalami kecelakaan di Desa Salambue, Kec Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan. Kedua dojo Shiroite itu terjungkal disenggol truk yang melintas dari ayang sama. Risma harus dirujuk ke RSUP H Adam Malik Medan karena mengalami luka serius di bagian kepala. Sedangkan Nur Khofifah hanya mendapat perawatan di RSUD Padangsidimpuan. Kedua korban merupakan warga Perumnas Linbong, Kec Padangsidimpuan Tenggara.
“TKP-nya di Jln T Rizal Nurdin. Truk melaju dengan kecepatan tinggi, datang dari arah Kota Padangsidimpuan menuju Padang, Sumatera Barat. Truk itu berniat memotong kreta yang ditunggangi Rimsa dan Nur Khofifah. Namun badan truk menyonggol bagian depan kreta,” bilang Rony (15), seorang saksi mata.

Rony lalu meminta tolong kepada warga setempat untuk mengevakuasi korban. Selanjutnya, warga yang ada di daerah itu datang menolong sekaligus menghubungi kedua orangtua korban. (kevin)

Loading...