Polisi tetapkan tersangka perambah hutan Siosar

Karo-M24 | Polres Karo menahan PP (51), karena melakukan perambahan hutan Siosar seluas ratusan hektare, Sabtu (14/1) kemarin. Dari tangan warga Girsang 2 Kampung Pasar, Kec Girsang Sipangan Bolon, Kab Simalungun ini, polisi menyita 1 truk Trado merk Fuso BK 9516 TD, 1 ekskavator Kerpiting warna kuning merek Volvo dan 1 truk loging merk Mitsubisi Fuso BK 9771 TD.

Kasubag Humas Polres Karo, Iptu Edy Budiman didampingi Kanit Tipiter Iptu A Nainggolan kepada sejumlah wartawan, Senin (16/7) mengatakan pelaku ditangkap saat mengawasi pelangsiran kayu pinus di lokasi Tempat Penampungan Kayu (TPK) Desa Nagara, Kec Merek.

Usai menjalani pemeriksaan, PP resmi ditetapkan sebagai tersangka dan dimasukan ke dalam sel tahanan. Tersangka dijerat pasal 363 ayat 1 ke 4 Subs pasal 362 KUH Pidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Loading...

Selanjutnya kata Edy Budiman, pelaku perambahan/pencurian kayu negara itu tergolong nekat juga, pasalnya selain tidak memiliki ijin penebangan dari pemerintah, tersangka pelaku perambahan itu sebelumnya telah mencabut police line yang telah dipasang petugas kepolisian di area tersebut.

Dalam beraksi, PP selalu mengatasnamakan warga Desa Kacinambun. Setelah dilakukan penyidikan ternyata mereka tidak memiliki alas hak maupun ijin pemanfaatan kayu untuk melakukan penebangan kayu jenis pinus itu.

Ditanya kemungkinan ada keterlibatan oknum tertentu dalam praktek ilegal loging itu, Kasubag Humas Iptu Edy Budiman mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dalam pengembangan kasus itu. “Kita tunggu sajalah, pokoknya sabar aja, nanti semua kan terang benderang, pasti nanti ketahuan kalau ada yang membackup,” ujarnya. (herlin)

Loading...