Pos Polisi Jln Imam Bonjol & Sudirman Dibongkar

Pembongkaran pos polisi.

MEDAN-M24 | Tim gabungan melakukan pembongkaran pos polisi di persimpangan Jln Imam Bonjol dan Jln Sudirman. Selain menghindari terganggunya pengguna jalan, kegiatan ini dilakukan guna mendukung penataan dalam rangka memperindah estetika kota.

Pembongkaran dimulai pukul 14.00 WIB dengan mengerahkan puluhan petugas Satpol PP dibantu personel Polrestabes Medan, Denpom I/5 Medan, Dinas Perhubungan Kota Medan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) serta jajaran Kecamatan Medan Maimun. Guna mendukung kelancaran pembongkaran, tim gabungan dibantu 1 unit backhoeloader dan excavator mini milik Dinas PU.

Sebelum pembongkaran dilakukan, Sekretaris Satpol PP Kota Medan, Rakhmat Adi Syahputara Hararap menginstruksikan kepada petugas Satpol PP dan Dishub menutup separuh ruas Jln Imam Bonjol. Selain menghindari terganggunya kelancaran pembongkaran, Rakhmat tidak ingin masyarakat pengguna jalan yang melintas terkena material pembongkaran pos polisi.

Loading...

Pembongkaran diawali dengan membuka aluminium pembungkus dinding pos polisi. Setelah terbuka seluruhnya, dilanjutkan dengan backhoeloader menghancurkan bangunan pos polisi tersebut. Bangunan pos polisi berhasil dirubuhkan dan dilanjutkan dengan pembersihan seluruh material bongkaran pos polisi.

“Proses pembongkaran bangunan pos polisi yang kita lakukan siang ini berjalan dengan lancar. Kita harapkan dengan pembongkaran ini, masyarakat pengguna jalan sudah dapat melintasi trotoar jalan kembali,” kata Rakhmat.

Dijelaskan Rakhmat, pembongkaran bangunan pos polisi akan terus dilakukan. Selain menghalangi pejalan kaki, keberadaan bangunan pos polisi sering digunakan sejumlah pengusaha advertising untuk mendirikan papan reklame sehingga sangat mengganggu estetika kota.
“Itu sebabnya Bapak Walikota menginstruksikan untuk dilakukan pembongkaran. Alhamdulillah, pembongkaran pos polisi mendapat dukungan penuh Bapak Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto,” ungkapnya.

Selain bangunan pos polisi, Rakhmat menambahkan, tim gabungan juga akan menertibkan seluruh bangunan yang berdiri di atas media maupun jalur pedestrian, termasuk bangunan pos milik Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

“Beberapa bangunan pos milik OKP sudah kita bongkar. Oleh karenanya pembongkaran akan terus kita lakukan!” tandasnya. (adlan)

Loading...