Putra Lubis alias Cinai Ditembak Mati, Pelaku 7 Kali Beraksi

19

MEDAN BARU-M24 | Darmansyah Putra Lubis alias Cinai (22), warga Jln Sidomulyo, Desa Sei Rotan, Kec Percut Sei Tuan, Kab Deliserdang terpaksa ditembak mati karena nekat melukai petugas saat pengembangan.

Dari hasil pemeriksaan diketahui Putra Lubis yang ditangkap bersama tiga rekannya, M Juliadi Nasution alias Andre (20), warga Jln Letda Sujono, Kel Bandar Selamat, Kec Medan Tembung, Jimi Aldian (19), warga Jln Medan Batang Kuis, Kec Percut Sei Tuan, Kab Deliserdang dan Ardiansyah Lubis, warga Jln Kapten Batu Sihombing, Kel Tembung, Kec Medan Tembung telah tujuh kali beraksi.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasa Tobing mengatakan, dari pemeriksaan, diketahui para tersangka telah melakukan beberapa kali aksinya di kota Medan.

“Dari pengakuan para pelaku, kelompok Cinai telah melakukan aksinya sebanyak tujuh kali di wilayah kota Medan,” ucap Martuasah.

Adapun ketujuh tempat kejadian perkara (TKP) itu adalah:

1. Di Jln Cik Ditiro, Madras Hulu, Medan dengan korban Abnul Habib. Pelaku mengambil kreta Vario BK 2089 AHM milik korban.

2. Di Jln Imam Bonjol, Medan korban atas nama Dicky Fadly. Pelaku mengambil kreta Beat BK 4236 AGT warna hitam dan korban mengalami luka tusuk di dada dan pangkal lengan kiri.

3. Di Jln Iskandar Muda, korban atas nama Muhammad Arif Ritonga. Pelaku merampok kreta Vixion warna merah dan korban mendapat luka tusuk di bagian perut.

4. Di Jln Jend. Sudirman. Pelaku merampas kreta Vario milik korban.

5. Di Jln Avros Medan, korban atas nama Lucy M. Siregar. Pelaku mengambil kreta Honda BK 4707 AGR milik korban.

6. Di Jln Ir. H Juanda dekat Hotel Pardede. Pelaku mengambil kreta Mio Soul BK 4226 AET milik korban.

7. Di Jln Ketula, korban atas nama Srajid Re. Pelaku mengambil kreta Vario warna coklat BK 3272 AHG milik korban.

Diberitakan sebelumnya, penangkapan para tersangka berawal laporan korban yang dirampok di Jln Cik Ditiro, Kel Madras Hulu, Rabu (8/8) sekitar pukul 00:30 WIB. Keempat tersangka menendang korban hingga terjatuh. Para pelaku kemudian mengambil kreta korban.

“Saat itu korban langsung mendatangi Mako dan melaporkannya. Petugas kita langsung turun dan mengejar para pelaku,” jelas Martuasah.

Dalam pengejaran itu, salah seorang pelaku sempat terlihat di Jln Gajah Mada. Aksi kejar-kejaran pun sempat terjadi hingga ke Jalan Masdulhak. Petugas yang dibantu adik korban pun kehilangan jejak dalam pengejaran itu.

Pihak kepolisian lalu membuat timsus untuk menangkap para pelaku. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan pelaku Ardiansyah Lubis. Dari tangan Ardiansyah ditemukan barang bukti Honda Vario BK 2886 AHU, sebilah pisau sangkur dan helm bertuliskan Grab.

Minggu (12/8) sekitar pukul 06.30 WIB, petugas berhasil mengendus keberadaan ketiga pelaku dan mengamankannya dari salah satu rumah kosong di Jln Pancasila, Sambungan, Tembung. Saat pengembangan mencari barang bukti, pelaku Jimi Aldian dan M Juliandi Nasution berusaha kabur. Alhasil, petugas pun memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kaki pelaku.

Sedangkan Cinai nekat menyerang dan melukai petugas dengan senjata tajam. Tak pelak, dua timah panas ditembak ke tubuhnya. Ia tewas saat dibawa ke RS Bhayangkara Medan. (tiopan)

Loading...