Sidang Penipuan Rp1,4 Milyar, Keluarga Terdakwa Protes Kehadiran Wartawan

7

PN MEDAN-M24 | Sidang lanjutan kasus penipuan dan penggelapan uang senilai Rp 1,4 Milyar dengan terdakwa Fadlun Djamali kembali berlangsung di ruang cakra V, Pengadilan Negeri Medan. Persidangan menghadirkan para saksi dari pihak BRI Cabang Iskandar Muda, Senin (6/8).

Dalam gelaran sidang tersebut, sempat terjadi kericuhan dikarenakan seorang wartawati dan wartawan media cetak terbitan Medan mengabadikan foto terdakwa dalam persidangan. Salah seorang keluarga terdakwa tidak terima dan sempat protes hingga Ketua Majelis Hakim, Richard Silalahi menskor persidangan.

Usai menanyakan identitas wartawati dan wartawan, majelis hakim melanjutkan persidangan. Terlihat di persidangan, Siti Admin BRI dalam kesaksiannya membenarkan sertifikat diajukan dalam status akta jual beli.

“Waktu akta jual beli antara Abdul Hasan dengan pihak Fadlun, pembayaran melalui transfer,” ucapnya.

Sedangkan pengajuan kredit yang diajukan terdakwa adalah pengajuan kredit kepemilikan ruko dengan total senilai Rp1,4 milyar pada tahun 2014. Namun dalam perjalanan, terdakwa langsung melunasinya meski sempat membayar cicilan Rp18 juta per bulan.

Mengenai keabsahan sertifikat, selain adanya akta jual beli sertifikat kepemilikan dari pihak penjual, terdapat juga di kantor notaris.

“Sehingga pihak Bank tidak curiga karena semua kelengkapan dilengkapi,” timpalnya.

Setelah mendengarkan kesaksian dari pihak BRI, majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan. (tiopan)

Loading...