Terbukti Korupsi, Eks Direktur Perusda Taput Divonis 1 Tahun Penjara

6

PN MEDAN-M24 | Supratman Sitompul, mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Industri dan Pertambangan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) divonis satu tahun penjara dan denda Rp50 juta subsidair tiga bulan kurungan. Ia juga dibebankan membayar Uang Pengganti (UP) sebesar Rp599 juta subsidair satu bulan kurungan.

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Medan, Saryana menilai terdakwa Supratman selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek pembangunan industri pemecah batu (Stone Crusher) dengan dana penyertaan modal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2015 senilai Rp2,138 miliar terbukti melakukan korupsi sehingga merugikan keuangan negara sebesar Rp599 juta lebih.

Dalam sidang yang digelar di Ruang Cakra IX, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (18/7) sore, majelis hakim juga membacakan vonis terhadap terdakwa lain yakni Andi Alfison Pandapotan Purba selaku Direktur Perencanaan dan Operasional Perusahaan Daerah Industri dan Pertambangan Taput serta selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Terdakwa Andi dijatuhi hukuman yang sama.

“Kedua terdakwa terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 UU RI No.31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No.20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana,” pungkas majelis hakim.

Menanggapi putusan tersebut, baik kedua terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Taput, Dina menyatakan pikir-pikir. Sebelumnya Dina menuntut masing-masing terdakwa selama 1,6 tahun denda Rp50 juta subsidair tiga bulan dan membebankan UP sebesar Rp599 juta subsidair satu bulan penjara. (ansah)

Loading...