Terlibat Jual Beli Sabu, Eks Pejabat Bank Sumut Divonis 7 Tahun

PN MEDAN-M24 | Terlibat peredaran setengah kilo sabu, mantan Wakil Pimpinan Cabang Bank Sumut Tebingtinggi, Erwin Hamonangan Sitinjak (47) warga Jln Karya Wisata Ujung, Desa Delitua, Kec Namorambe divonis 7 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsidair 2 bulan kurungan.

Selain Erwin, Ketua Majelis Hakim, Wahyu Prasetyo Wibowo juga membacakan vonis terhadap tiga terdakwa lainnya yang terlibat dalam kasus yang sama yakni Khairuddin alias Roy, Hasnul Arif dan Dian Khaidir alias Dian.

“Terdakwa Khairuddin alias Roy dan Hasnul Arif dijatuhi hukuman selama 11 tahun serta Dian Khaidir alias Dian dijatuhi hukuman selama 12 tahun. Ketiganya juga dibebankan membayar denda sebesar Rp1 miliar subsidair 2 bulan kurungan,” ujar majelis hakim dalam sidang yang digelar di ruang Cakra Utama, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (1/8).

Loading...

Menurut majelis hakim, perbuatan keempat terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar Pasal 114 (2) Jo Pasal 132 (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Maria Tarigan yang sebelumnya menuntut terdakwa Erwin selama 13 tahun dan ketiga terdakwa lainnya masing-masing selama 15 tahun menyatakan pikir-pikir.

Diketahui, sebelumnya, Erwin pernah diamankan Polres Tebingtinggi dari kediamannya saat mengonsumsi sabu bersama dua rekannya Syariaman Purba (38) seorang oknum Kasi (Danton) Satpol PP Kota Tebingtinggi dan Muhammad Nur Nasution (34) warga Prof Dr Hamka, Kel Durian, Tebingtinggi. Tepatnya, November 2017 lalu, Erwin kembali ditangkap polisi di parkiran KFC Jln AH Nasution, Medan. Kali ini Erwin terlibat jual-beli sabu seberat 500 gram bersama ketiga rekannya. Dari tangan mereka juga diamankan timbangan elektrik serta alat hisap sabu sebagai barang bukti. (tiopan)

Loading...