Tuntut kompensasi, nelayan geruduk Kantor Camat Belawan

12

BELAWAN-M24 |Puluhan nelayan yang bermukim di Belawan menggeruduk kantor Camat Belawan Jln Cimanuk, Kel Belawan, Kec Medan Belawan menuntut biaya kompensasi ganti rugi lahan agar segera dicairkan, Selasa (5/6/2018).

Dalam aksinya, puluhan nelayan yang berasal dari Belawan I, Gudang ARang dan Belawan Lama meminta agar kompensasi ganti rugi atas lahan mata pencaharian mereka yang telah dijadikan lokasi reklamasi pembangunan dermaga oleh PT Pelindo I dan Otoritas Pelabuhan Belawan. Selain itu, para nelayan juga meminta agar pencairan hak mereka segera direalisasikan sebelum hari raya Idul Fitri.

Salah seorang nelayan Boy mengatakan, aksi yang dilakukan guna meminta Camat Medan Belawan berkoordinasi dengan PT Pelindo I dan Otoritas Pelabuhan Belawan untuk dapat segera mengeluarkan ganti rugi atas reklamasi pembangunan dermaga.

“Kami datang kemari, agar Camat segera mendesak Pelindo=untuk mencairkan hak kami yang selama ini dirugikan. Kami meminta agar sebelum lebaran hak kami dapat dicairkan,” katanya.

Menurut Boy, pembangunan dermaga oleh PT Pelindo I dan Otoritas Pelabuhan Belawan berdampak merugikan bagi setiap nelayan dan berharap agar kompensasi yang dijanjikan tidak berlarut – larut.”Kami minta, agar Camat segera menanyakan kembali masalah kompensasi, karena kami sudah bosan terus dijanjikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Aliansi Nelayan Selat Malaka (ANSM) Sumatera Utara, Abdul Rahman menegaskan, PT Pelindo diminta segera mengeluarkan hak para nelayan sesuai data yang telah diberikan ke Kecamatan.

“Kita tegaskan, verifikasi data sudah lama berlangsung, sampai saat ini belum ada penjelasan pencairan. Kita minta Pelindo jangan berjanji, karena ini sudah mau lebaran. Nelayan sangat berharap itu untuk kebutuhan mereka,” terangnya.

Terpisah, Camat Medan Belawan, Ahmad Sp ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah mengajukan data untuk segera diverifikasi oleh PT Pelindo. Selanjutnya, pihaknya akan meneruskan keluhan nelayan untuk mempertanyakan pencairan kompensasi tersebut.

“Kalau tidak ada halangan hari Jumat depan akan kita lakukan pertemuan, untuk menjelaskan sudah sejauh mana hasilnya untuk kompensasi ini,” pungkasnya. (mag1)

Loading...