Tutup Akses Narkoba Jalur Laut, Polair Tingkatkan Pengawasan dan Intelijen

7

BELAWAN-M24 | Dalam upaya menekan angka penyelundupan narkoba melalui jalur laut, Polair Polda Sumut melakukan pemantapan pengawasan dan intelijen secara manual dan teknologi.

Hal itu disebutkan Wadir Polair Polda Sumut, AKBP Untung Sangaji di Mapolair Polda Sumut, Kamis (23/8). Menurut Untung, penyelundupan narkoba merupakan prioritas dalam penindakan. Untuk mencegah dan menindak masuknya barang ilegal seperti narkoba melalui jalur laut, pihaknya terus melakukan patroli rutin di berbagai wilayah perairan yang dianggap rawan.

Selain patroli rutin, sambung Untung, pihaknya melakukan pemantapan pengawasan dan peningkatan intelijen secara manual dan teknologi.

“Kita sudah petakan, di mana kawasan perairan rawan. Kemudian kita juga mengawasi terhadap kapal-kapal yang mencurigakan,” terang.

Mengenai pelabuhan ilegal, kata Untung, Sumatera Utara banyak pelabuhan kecil atau ilegal. Namun masalah pelabuhan non resmi, sudah masuk tahap pembahasan dengan stakeholder di beberapa daerah di Sumatera Utara.

“Kita selama ini terus berkordinasi atau bersinergi dengan penegak hukum lain untuk memantau keluar dan masuknya kapal dari luar negeri. Dengan cara itu, kita bisa mengecek barang-barang mencurigakan,” kata Untung.

Sementara itu, Kepala Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Drs Arman Depari mengakui, penyelundupan narkoba berskala internasional kembali marak masuk ke wilayah Indonesia.

Dikatakannya, umumnya masuknya narkoba melalui jalur laut dari beberapa daerah seperti Aceh, Sumut, Riau, Kepri, Kalimantan dan Sulawesi. Proses penyelundupan dilakukan para mafia, biasanya menggunakan jalur strategis melalui jalur tikus atau pelabuhan ilegal yang ada di beberapa daerah di Indonesia.

“Kita sudah mengevaluasi jalur – jalur ilegal, kita sudah bicarakan dengan Aspam TNI AL bersinergi dengan penegak hukum lain untuk mengatasi jalur ilegal. Kita juga akan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat,” ungkapnya.

Arman menambahkan, pihaknya akan terus bekerja keras mengatasi penyelundupan narkoba melalui laut. Karena selama ini laut menjadi langkah strategis bagi para bandar untuk memasok narkoba ke Indonesia.

“Kita akan terus tingkatkan kerja sama dengan APMM Malaysia, agar bisa bersinergi menerima informasi masuknya narkoba ke Indonesia melalui jalur laut,” pungkasnya. (mag1)

Loading...