TWC Minta Poldasu Tindak PT KIP

7

MEDAN-M24 | Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Transparancy Wcth Center (TWC) melakukan aksi unjuk rasa di pintu gerbang Mapolda Sumut. Mereka meminta aparat kepolisian untuk menindak pabrik kelapa sawit PT Kencana Inti Perkasa (KIP) atas pencemaran limbah.

Koordinator aksi, Ahmad Simatupang mengatakan, limbah yang dikeluarkan dari PT KIP berdampak merusak ekosistem terutama sungai di Desa Bandar Selamat, Aek Kuo, Labuhanbatu.

“Jadi air sungai di desa kami sudah dicemari oleh limbah pabrik Kelapa Sawit tersebut. Ikan-ikan di sana semua pada mati, karena pihak pengusaha membuang limbah pabrik ke sungai dan perkebunan,” ujarnya.

Dijelaskan Ahmad, kehidupan warga Desa Bandar Selamat mayoritas sebagai nelayan ikan di sungai.

“Selain itu, air di sungai juga sudah tidak bisa digunakan oleh warga. Karena selain kotor dan bau, warga kerap gatal-gatal jika menggunakan air di sungai tersebut,” ungkapnya.

Ahmad menambahkan, selaku perwakilan masyarakat Desa Bandar Selamat, Aek Kuo, Labuhanbatu berharap kepada kepolisian turun ke lokasi guna melihat kondisi desa yang sudah sangat memprihatinkan.

Usai berorasi, perwakilan Humas Polda Sumut, Kompol Rudi Silaen menyambangi masyarakat yang berunjukrasa. Rudi juga berjanji akan menyampaikan aspirasi massa kepada Kapolda Sumut dan Ditreskrimsus.(ahmad)

Loading...