Wakasek SMAN 1 Serbelawan Bantah Terima Setoran Uang Parkir

SIMALUNGUN-M24 | Wakil kepala sekolah SMAN 1 Serbelawan, Effendi Butar Butar membantah pihaknya ada menerima uang setoran dari lokasi parkir yang berada di dekat sekolah yang berada di Jln Sisingamaraja N0 1, Kec Dolok Batu Nanggar, Kab Simalungun.

Dia mengaku tak mengetahui pasti soal keberadaan lahan parkir itu. Cuma yang jelas, katanya, pihaknya tidak akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu semisal kehilangan dan kerusakan kendaraan siswa yang parkir di lokasi tersebut.

“Enam tahun yang lalu, parkiran kreta berada di area pekarangan sekolah, namun karena sering terjadi kerusakan serta kehilangan, kita tidak memperbolehkan lagi. Soal parkir yang ada di luar sekolah, tidak kita ketahui bahkan pengelolanya juga tidak kenal. Apabila terjadi sesuatu, kita tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Loading...

Terkait uang parkir kreta sebesar Rp 2000/unit, dia mempersilahkan pengutipan tersebut karena itu adalah urusan pihak pengelola parkir. Dia juga membantah pihak sekolah ada menerima uang setoran dari lapak parkir itu sebesar Rp1,5 juta perbulan.

“Kalau uang parkir memang benar ada diminta pihak pengelola parkir Ucok Bedeng sebesar Rp 2.000/unit. Untuk setoran tiap bulan sebesar Rp1.500.000 itu tidak benar,” sanggahnya.

Persoalan ini mencuat lantaran pihak sekolah disebut-sebut ada menerima setoran tiap bulan dari pengelola parkir. Ketika ditemui M24, salah satu pengelola membantah kalau mereka ada memberikan setoran ke sekolah agar bisa mengelola parkir tersebut.

“Kalau masalah setoran ke pihak sekolah tidak ada bang, hanya uang imbalan menjaga parkir dibagi enam orang. Sulit juga mengatur kendaraan ini bang, karena siswa hanya memarkir kretanya asal asalan. Kami lah yang mengatur posisi agar pengendara yang melintas tidak terhalang. Boleh dibilang ini kerja ikhlas lah,” jelas Anto. (john)

Loading...