Apa Kabar Pak Wali! Katanya Kasek SDN 076675 Gelapkan DAU

136

GUNUNGSITOLI l Yudiaro Harefa, Kepala Sekolah Dasar Negeri 076675 Ombolata Hilimbowo, Kota Gunungsitoli, Nias, Sumatera Utara, dikabarkan menggelapkan sisa dana alokasi umum (DAU) tahun 2016.

Dari informasi dikumpulkan, DAU yang sebelumnya digunakan untuk merehap ruangan perpustakaan sekolah ini merupakan silpa dana alokasi khusus (DAK) tahun 2012 silam.

Secara tidak langsung, kabar itupun dibenarkan oleh Ketua Panitia Pembangunan Sekolah (P2S), Herlina Sarumaha, saat ditemui M24.CO di Desa Hilimbowo Olora, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Sabtu (10/02).

Menurut Herlina, pada tahun 2016 lalu sekolah yang juga tempat ia mengajar mendapat kucuran dana perehapan ruangan perpustakaan sekolah sebesar 55 juta bersumber dari DAU.

Atas dasar itulah kepsek beserta para guru dan orang tua siswa langsung membentuk P2S yang diketuai Herlina guna melangsungkan perehapan terhadap ruangan perpustakaan sekolah dimaksud.

Selanjutnya perehapan ruangan perpustakaan sekolahpun selesai, dan menyisakan anggaran sekitar 10 juta. Yang mengejutkan kata Herlina, Yudiaro sebagai kepsek kemudian mengambil sisa dana tersebut kepada bendahara P2S.

“Saya terkejut sewaktu mendengar Kepsek mengambil sisa dana itu, karena seharusnya sisa dana dikembalikan kepada Negara. Pengambilan ditandai dengan tiga kwitansi yang dibuat bendahara dan kepsek, ucap Herlina”.

Ditanya soal alasan kepsek berani mengambil sisa dana, Herlina menyebutkan untuk disetorkan pada Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli sebagai biaya administrasi pekerjaan.

“Kata kepsek untuk biaya ATK pembuatan LPJ dan biaya administrasi pekerjaan di kantor dinas pendidikan bang, dan gak tau apa udah disetorkan atau belum, ujarnya”.

Dari kwitansi yang dibuat kepsek dan bendahara, pengambilan dilakukan tiga kali. Yakni pengambilan pertama tertanggal (05/12/2016) sebesar 2,5 juta, pengambilan kedua tertanggal (09/12/2016) sebesar 2 juta, dan terakhir tertanggal (20/01/2017) sebesar 5,5 juta.

Menurut sumber informasi sementara, sampai saat ini sisa dana 10 juta yang diambil tersebut belum juga disetorkan ke dinas pendidikan Kota Gunungsitoli seperti apa alasan kepsek sebelumnya.

Hingga berita ini dimuat, Yudiaro belum memberikan klarifikasi resmi terkait kabar tersebut, meski M24.CO telah berupaya menemuinya. “Saya ada rapat mendadak, lain kali kita bertemu kata Yudiaro saat ditemui. (Noris)

Loading...