Balimau, tradisi Mandi Limau

20

NATAL-M24 |Balimau atau mandi dengan limau (jeruk nipis) merupakan tradisi menyambut puasa di Kec Natal, Kab. Mandailing Natal (Madina). Tradisi ini dilakoni turun-temurun oleh masyarakat setempat, khususnya yang berdarah minang, sehari sebelum masuknya Ramadhan.

Secara umum tradisi balimau dilaksanakan di pantai maupun aliran sungai. Kurniawan, salah seorang pengunjung Pantai Kapling, Desa Taluk, Kec Natal, sehari menjelang Ramadhan, mengakui dirinya sudah melakukan persiapan khusus untuk balimau.

“Selain jeruk nipis sebagai bahan utama, ada pula daun pandan, bunga kenanga dan akar tanaman gambelu. Bahan-bahan alami ini lalu dimasukkan secara bersamaan sehingga menjadi satu kesatuan yang disebut dengan balimau,” tuturnya.

Di Natal, ada sejumlah tempat favorit warga untuk balimau. Selain Pantai Kapling, juga ada Sungai Batang Natal dan Pasie Air Natal.
Meski ada pro dan kontra di kalangan ulama, tradisi balimau di Natal tetap berlangsung tiap tahunnya. Di Pasie Air dan Pantai Kapling, misalnya, jumlah pengunjung yang datang untuk balimau mencapai ribuan orang.

Masyarakat berdarah Minang (Nata) sejak dahulu sudah menjadikan mandi balimau sebagai wujud membersihkan diri dan jiwa sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Selain itu, untuk kenyamanan batin. Namun, seiring berjalannya waktu, tradisi ini mulai bergeser. Balimau kini lebih dimaknai dengan bertamasya ke tempat-tempat pemandian. Bahkan, para muda-mudi menjadikan momen ini sebagai ajang hura-hura dan berpacaran.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kec Natal mengimbau agar tradisi balimau dilaksanakan di rumah masing masing. “Ini lebih baik,” ujar Ketua MUI Kec Natal, Abdul Bashor.

Ramadhan memang mesti disambut gembira. “Namun jangan sampai melanggar syariat dalam mengekspresikannya. Apalagi dengan mandi-mandi dan membuka aurat. Ini tidak sesuai adat ataupun syarak. Malah berdampak negatif, terutama bagi generasi muda,” jelasnya.

Menurutnya, menyambut Ramadan itu ialah dengan memperbanyak amalan-amalan seperti puasa di bulan Syaban serta memperbanyak ibadah untuk mendekatkan diri pada Allah SWT dan rasul-NYA. (heri)

Loading...