Butuh 128 tahun mengejar ketertinggalan dunia pendidikan di Indonesia

51

MEDAN-M24 | Miris memang ! Untuk dunia pendidikan di Indonesia, dibutuhkan 128 tahun agar setara dengan negara-negara maju. Apalagi kualitas tenaga pendidiknya yang rata-rata hanya bernilai 53. Diketahui dari penelitian seorang Professor dari Harvard University.

Hal tersebut dikatakan, Iqbaal Ramadhan selaku Brand Ambassador Ruangguru di Gedung IFGF Komplek Center Point Kota Medan, Sabtu (02/06/2018). Kegiatan dimulai sejak pukul 10.00 WIB, ratusan pelajar se Sumut tumpah dalam ruang gedung berukuran lebih kurang 10 kali 8 meter di lantai III.

Karena itu, musisi muda dan aktor film, ini mengajak seluruh pelajar di Sumatera Utara (Sumut), Kota Medan, kalau dunia pendidikan merupakan tiket masa depan, yang hasilnya akan dirasakan 10 sampai 19 tahun ke depan.

Mirisnya dunia pendidikan di negeri ini, Iqbal akhirnya berpikir untuk berbuat demi kemajuan dunia pendidikan dengan bergabung sebagai Brand Ambassador Ruangguru.

“Fakta fakta pendidikan di Indonesia. Banyak sekali anak-anak Indonesia mendapat mendali dari negara-negara di dunia, tapi itu hanya seberapanya dari 50 juta pelajar di Indonesia,”ujar Iqbal sembari sembari langsung mendapat sorakan dari ratusan pelajar yang mayoritas pelajar perempuan.

melihat fakta itu, Iqbal harus berbuat dan melakukan sesuatu untuk memajukan pendidikan di Indonesia guna mengejar ketertinggalan dengan negara-negara maju.

“Betapa buruknya pendidikan di Indonesia bisa dikatakan gawat darurat. Solusi untuk ketertinggalan sangat sulit karena kita bicara tentang pendidikan untuk NKRI, semua punya masalah yang berbeda-beda,”tambah Iqbal.

Solusinya, kata Iqbal dibutuhkan Akses dan Kualitas dunia pendidikan. Melalui Ruangguru, saat ini sekitar 4 dari 8 juta anak di Indonesia dapat menggunakan aplikasi belajar melalui Ruangguru. Turut hadir dalam acara Ruangguru Ibu Ratih mewakili Pemko Medan. (Dedi)

Loading...