Dikutip uang kursi, Pelajar SMAN 1 Simpang Empat lapor ke DPRD

30

KARO-M24 |Puluhan siswa siswi SMA Negeri 1 Simpang Empat, Kab Karo dari kelas X dan XI seusai ujian semester akhir mendatangi Kantor DPRD Karo, Jum’at (25/5) di Kabanjahe.

Mereka mengadukan perihal kutipan uang untuk membeli kursi sekolah kepada para wakil rakyat itu. Para siswa mengaku keberatan dengan pungutuan itu. Kedatangan para siswa disambut oleh anggota DPRD Karo Komisi C, yakni Mansur Ginting, Sarijon Mbako dan Jon Sukatendel.

Menurut penuturan salah serang siswa, adapun kriteria jumlah nominal yang dikutip dan ditetapkan pihak sekolah kepada siswa beragam. Dia menyebut, untuk kelas X dikutip sebesar Rp700 ribu per siswa, kelas XI sebesar Rp600 ribu dan kelas XII Rp300 ribu. “Kami diwajibkan secara bervariasi, pihak sekolah sering mendesak supaya dibayarkan, dengan alasan untuk pembelian kursi,” terangnya.

Jelas kutipan itu memberatkan, apa lagi ada sebagian siswa menjadi korban dampak Gunung Sinabung. “Hidup keluarga kami sangat susah pak akibat terkena dampak erupsi Sinabung, dan kami masih tinggal di Huntap, cemanalah kami mau bayar uang itu,” kata siswa lainnya.

Menyikapi hal itu, para anggota Komisi C berjanji akan menindak lanjuti laporan itu ke pihak sekolah dan pihak provinsi. “Ini akan kita tindak lajuti secepat supaya siswa tidak tertekan oleh pungli seperti ini dan bisa belajar dengan tenang,” ujar Sarijon.

Tak hanya itu, anggota DPRD ini menekankan kepada siswa, supaya uang tersebut jangan dulu dibayarkan kepada pihak sekolah. Ketika dihubungi via seluler, Kepala UPT SMA Kab Karo, S Ginting belum bersedia memberikan komentar dengan alasan masih berada di Kantor Gubernur Sumatera Utara. “Saya lagi di Kantor Gubernur, hari Senin aja kita ngomong,” jawabnya singkat. (herry)

Loading...