Kejari dan Disdik Asahan gelar penyuluhan hukum untuk pelajar

KISARAN-M24 | Kejari dan Disdik Asahan melakukan penyuluhan hukum kepada pelajar terkait undang-undang ITE, dengan tujuan menangkal paham radikalisme terhadap dunia pendidikan.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Disdik Asahan, Kamis (5/7/2018), diharapkan pendidikan karakter menjadi benteng bagi pelajar dan mahasiswa dari ancaman paham kekerasan yang ingin merusak generasi bangsa.

“Saat ini,dunia pendidikan di wilayah Kabupaten Asahan harus memperoleh materi pendidikan agar mampu manyaring mana yang bermanfaat dan tidak dibutuhkan. Apalagi sekarang ini,kita telah memasuki era kemajuan ilmu pengetahuan yang luar biasa, khususnya dibidang informasi dan teknologi,”kata Kadisdik Asahan Asmunan.

Loading...

Menurutnya,penguatan karakter bangsa ini bisa menjadi kunci dalam membekali generasi muda,terutama di era digitalisasi sekarang ini.

“Melalui media digital kita bisa berhubungan secara internasional.Jadi harus ada pendidikan karakter bangsa supaya anak-anak bisa menyaring mana baik dan mana yang buruk.Dalam pandangannya,sekolah harus memahami pemakaian media digital secara sehat.Dengan demikian,informasi yang didapat maupun pemanfaatannya harus selalu berlandaskan pada prinsip-prinsip bernegara dan bernegara,”jelasnya.

Asmunan juga berharap agar kepada semua pihak tidak membiarkan media digital itu dipakai untuk hal-hal yang negatif.

“Jadi,jangan sampai kita membiarkan media digital itu dipakai untuk hal-hal yang negatif. Kemajuan teknologi di dunia pendidikan tidak bisa dihindarkan,sehingga penggunaan informasi dan transaksi elektronik tersebut harus dipakai dan dipergunakan secara positif didalam kegiatan proses belajar dan mengajar seperti kemajuan teknologi harus dipakai untuk kemaslahatan bangsa dan negara, kemajuan teknologi itu harus memperluas pengetahuan dan bisa memanfaatkannya untuk kekuatan masyarakat,”harapnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Asahan, Bobby Sirait menjelaskan bahwa saat ini,berbagai pelanggaran UU ITE baik di sengaja maupun tidak dinilai marak, untuk itu, Kejari Asahan berupaya memberikan pencerahan,penyuluhan dan pengetahuan hukum terkait permasalahan tersebut. (Khairul)

Loading...